Loading...

E-REPORTING KU "MEMBENGKAK"

E-REPORTING KU "MEMBENGKAK"
E-REPORTING KU “MEMBENGKAK”di Kampung Sendang Mulyo Untuk meminimalisir kesalahan pengukuran luas baku lahan pertanian, petugas penyuluh pertanian, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Tengah terapkan pengukuran e-reporting (pengukuran luas lahan baku sawah dengan sistem android).Pengukuran luas lahan baku sawah sistem e-reporting melalui aplikasi GPRS dengan android oleh petugas penyuluh pertanian akan memperkecil kesalahan pengukuran luas lahan baku. Dengan itu, akan menyamakan persepsi hasil ukur luas lahan sawah antara pihak BPN, BPS dan Kementerian Pertanian (Kementan).Kampung Sendang Mulyo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah. Sejak awal Desember 2018 penyuluh pertanian didampingi gapoktan dan poktan mengadakan pengukuran luas lahan sawah system E-reporting di Kampung Sendang Mulyo, dari hasil luas perhitungan yang diperoleh sangat mengejutkan yaitu 350,9 ha. Hal ini berbeda jauh dengan luas lahan baku sawah yang selama ini digunakan pemerintah dalam mengambil kebijakan yang berhubungan dengan pupuk subsidi, bantuan benih unggul maupun kebijakan yang lain. Selama ini pemerintah hanya menggunakan luas lahan baku sawah Kampung Sendang Mulyo hanya 188 ha, jadi terjadi selisih 162,9 ha sehingga kebutuhan pupuk subsidi, bantuan benih unggul dan kebijakan yang lain selalu mengalami kekurangan. Pada hal selama ini pemerintah melalui penyuluh pertanian selalu menyerukan peningkatan produksi gabah tetapi ternyata pupuk subsidi yang tersedia jauh dari cukup.Untuk itu, kami Penyuluh Pertanian Kampung Sendang Mulyo yang telah melakukan E-reporting di lapangan mohon pada Dinas Instansi terkait agar melakukan pendataan maupun pengukuran ulang sehingga ke depan luas lahan baku sawah kampung Sendang Mulyo dapat lebih akurat dan akan lebih tepat dalam mengambil kebijakan. Penulis : Alfonsus Winarso (THL-TBPP Sendang Agung, Lampung Tengah)