Loading...

Evaluasi Dampak Pelaksanaan Penyuluhan "Demonstrasi Cara Pembuatan PGPR" Kelompok Tani Rawa Makmur Ds. Rantau Karau Hilir Kec. Sungai Pandan

Evaluasi Dampak Pelaksanaan Penyuluhan "Demonstrasi Cara Pembuatan PGPR" Kelompok Tani Rawa Makmur Ds. Rantau Karau Hilir Kec. Sungai Pandan
Kegiatan pertemuan kelompok tani dan evaluasi Dampak Penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 6 Agustus 2020 di kelompok tani Rawa Makmur Desa Rantau Karau Hilir Kecamatan Sungai Pandan. Kegiatan ini merupakan kegiatan Evaluasi Dampak Penyuluhan pertanian yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat adopsi petani terhadap teknologi yang disampaikan pada kegiatan penyuluhan dan diharapkan hasilnya bernilai positif, dimana telah dilaksanakan pada tanggal 22 April 2019 yang lalu. Evaluasi dampak terdiri atas evaluasi dampak langsung dan tidak langsung. Dampak langsung berhubungan dengan sikap yang mencakup tentang pembuatan PGPR, penggunaan PGPR pada saat perendaman benih, manfaat dari PGPR, kesulitan dalam pembuatan PGPR dan mau tidaknya menggunakan PGPR. Sedang dampak tidak langsung berhubungan dengan keterampilan yang mencakup keterampilan dalam membuat PGPR, cara pengaplikasian PGPR, memelihara tanaman dengan PGPR dan kemudahan dalam mencegah serangan penyakit dengan PGPR. Kegiatan evaluasi dampak penyuluhan pertanian pada Kelompok Tani Rawa Makmur Desa Rantau Karau Hilir Kec. Sungai Pandan dilaksanakan sebagai upaya untuk mengukur sejauh mana keberhasilan kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan di lapangan dengan cara menilai peserta/sasaran penyuluhan dengan metode mengajukan daftar kuisioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan materi penyuluhan yang di sampaikan pada saat pelaksanaan kegiatan penyuluhan. Evaluasi dampak terhadap program yang telah disampaikan pada kegiatan penyuluhan setahun berjalan diharapkan dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan untuk menentukan kegiatan selanjutnya bagi petugas lapangan (penyuluh), khususnya upaya pemecahan permasalahan tentang tingkat adopsi petani terhadap teknologi yang diberikan. Dengan melaksanakan evaluasi dampak, kita dapat mengetahui sejauh mana petani menyerap informasi dan teknologi yang telah disampaikan dan petani dapat menerapkannya dalam kegiatan usaha. Disinilah peran penyuluh sangat diperlukan dalam membimbing petani di wilayah binaannya untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan selanjutnya. (Farida Adriani, SP)