Farmer Field Day Gerakan Tanam Padi di Kulon Progo
Kabupaten Kulon Progo optimis mampu mencapai target peningkatan produksi padi melalui program UPSUS Padi Jagung dan Kedelai tahun 2015. Hal ini tampak dalam acara Farmer Field Day Gerakan Tanam Padi di Kecamatan Nanggulan, Kecamatan Lendah dan Kecamatan Kalibawang beberapa waktu yang lalu. Hadir dalam acara tersebut kepala BKPP DIY yang ikut melaksanakan tanam padi bersama para pejabat dari instansi-instansi terkait. Dalam sambutannya, IrArofa Noor Indriani, MSi menyatakan pentingnya peran penyuluh, perguruan tinggi dan TNI untuk mensukseskan swasembada padi dengan perannya masing-masing. Pembagian Peran dan fungsi penyuluh, babinsa dan mahasiswa sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No.14 tahun 2015 tentang Pedoman Pengawalan dan Pendampingan Terpadu Penyuluh, Mahasiswa dan Bintara Pembina Desa (BABINSA) dalam rangka Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi Jagung KedelanPAJALE bahwa Pelaksanaan pengawalan dan pendampingan dilakukan secara terpadu antara penyuluh, Babinsa dan mahasiswa/alumni sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Penyuluh sesuai dengan tugas dan fungsinya bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan kegiatan penyuluhan di wilayah kerjanya yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh Babinsa terutama dalam pelaksanaan gerakan serentak serta pengawalan dan pengamanan bantuan pemerintah. Sedangkan mahasiswa/alumni membantu melakukan pendampingan terutama dalam rangka penerapan teknologi dan inovasi untuk peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai. Disamping peningkatan produksi ketahanan pangan dapat terwujud melalui peningkatan diversifikasi konsumsi pangan. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan konsumsi pangan local untuk mendukung kemandirian pangan dengan prinsip kearifan lokal.Pangan Lokal YES! Pangan Impor NO!Penyuluh Semangat, Petani Giat, Produksi Pangan Meningkat.