Urine atau limbah cair dari ternak mengandung unsur hara yang relatif tinggi yaitu nitrogen. Selama ini urine belum banyak dimanfaatkan dan terbuang begitu saja. Sedangkan penggunaan pupuk kimia oleh petani semakin tinggi. Oleh sebab itu perlu adanya pengolahan urine sapi menjadi pupuk organik cair melalui proses fermentasi untuk mengurangi tingginya penggunaan pupuk kimia.Fermentasi adalah proses pemecahan karbohidrat dari asam amino secara anaerob yaitu tanpa memerlukan oksigen. Fermentasi urine bertujuan menghasilkan pupuk cair dengan bahan dasar urine dengan komposisi yang dihasilkan menjadi lebih baik. Salah satu dari reaksi positif yang terjadi dari fermentasi ini adalah adanya pengikatan Nitrogen yang lebih tinggi oleh mikroba selain sebagai dekomposer Manfaat fermentasi adalah membuat bau khas urine hilang , menekan pertumbuhan jamur dan bakteri yang dapat merugikan tanaman. Sedangkan manfaat penggunaan dari fermentasi urine sapi adalah mengurangi penggunaan pupuk kimia, sebagai pestisida organik cair, bersifat ramah lingkungan, dan mengurangi biaya usaha tani. Bahan:• Urine sapi 20 liter• Gula merah 1 kg atau tetes tebu 1 liter• Segala jenis empon-empon(Lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, brotowali) masing-masing ½ kg• Air rendaman kedelai 1 gelas atau Urea 1 sendok makan• Lebih bagus jika dicampur dengan bakteri dekomposer (EM4, Simba, Mbio dll)• Air 4 liter• Cara Pembuatan:• Empon-empon ditumbuk dan direbus sampai mendidih• Setelah dingin campur dengan semua bahan yang lain• Ditutup rapat dalam jerigen dan didiamkan selama 3 minggu• Setiap hari sekali tutup dibuka untuk membuang gas yang dihasilkan Cara Penggunaan:Gunakan urine tersebut dengan kadar 10% (1 urine:10 air)• Untuk seedtreatmen benih/biji direndam selama semalam• Untuk bibit perendaman selama maksimal 10 menit• Untuk pupuk cair yang diaplikasi lewat daun gunakan 1 liter urine per tangki MANFAAT:• Zat perangsang pertumbuhan akar tanaman pada benih/bibit• Sebagai Pupuk daun organik• Dengan dicampur pestisida organik bisa membuka daun yang keriting akibat serangan thrip. Penulis : Esti Nopitasari, SPSumber : http://www.gerbangpertanian.com/2010/04/cara-mudah-fermentasi-urine-sapi-untuk.html