Loading...

FFD BP3K KECAMATAN CILONGOK – KABUPATEN BANYUMAS

FFD BP3K KECAMATAN CILONGOK – KABUPATEN BANYUMAS
Hari Temu Lapang Petani adalah Pertemuan antara para petani untuk saling tukar menukar informasi , untuk menyebarluaskan tentang teknologi yang telah diterapkan oleh anggota /petani di Kelompok Tani Kisma Budidaya Desa Karangtengah Kecamatan Cilongok melalui demonstrasi usaha tani ( Demplot ).Petani pelaksana Demplot tanaman Padi adalah petani anggota kelompok Tani Khisma Budidaya Desa Karangtengah Kec. Cilongok Kab. Banyumas yang bersedia mengikuti proses pembelajaran secara keseluruhan dan siap menjadi mitra penyuluh dalam membantu menyebarkan informasi hasil pelaksanaan demplot padi.Hari Temu Lapang Petani tingkat Kecamatan Cilongok dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 10 September 2015, kali ini diselenggarakan oleh BP3K Kecamatan Cilongok pada Lokasi Demplot Padi dalam wilayah Kec. Cilongok yang salah satunya untuk menjadi pilihan kegiatan adalah di Desa Karangtengah, sebagai acara puncak kegiatan dengan agenda Pelaksanaan Panen dengan menghitung hasil persatuan luas ( Hektar ). Pada kesempatan saat ini dipanen langsung oleh Bp. Bupati Banyumas ( Ir. Achmad Husen ) didampingi dari Kasdim Kab.Banyumas,serta dari Bapeluh KP dan Dinpertanbunhut Kabupaten BanyumasTujuan dari pelaksanaan kegiatan temu lapang petani adalah pemberdayaan petani melalui Demplot Padi yang dikawal dan didampingi langsung oleh penyuluh pertanian dengan harapan :1. Petani dapat menerapkan /melaksanakan teknologi Spesifik Lokasi seperti dalam penggunaan Benih memakai VUB dengan jumlah penggunaan benih maksimal 20 Kg setiap hektarnya, Melaksanakan tanam padi dengan sistim Jajar Legowo, Menggunakan pemupukan secara berimbang ( Urea 100 Kg, NPK 300 Kg, Organik 2000 Kg ) serta menggunakan pestisida secara bijaksana ( apabila akan menggunakan pestisida sesuai rekomendasi dari petugas POPT ).2. Membuka kesempatan bagi petani di sekitarnya untuk dapat belajar dengan melihat langsung teknologi yang dilaksanakan oleh demonstrator dari awal sampai dengan pelaksanaan panen.3. Menjadikan sarana pembelajaran serta dapat menjadikan sarana penyebaran informasi teknologi yang langsung dapat diterapkan untuk petani lainnya saat pelaksanaan maupun untuk pelaksanaan dimusim tanam berikutnya.4. Menjadikan sarana untuk menjalin keakraban bagi petani dengan petugas pertanian ( PPL , POPT)Dalam kegiatan Hari Temu Lapang Petani ( FFD ) dihari oleh : Bupati Banyumas, Kasdim Kabupaten Banyumas, Kepala Bapeluh dan KP Kab. Banyumas, Kepala Dinpertanbunhut Kab. Banyumas, Muspika Kecamatan Cilongok, Koord/ Penyuluh se BP3K Kec. Cilongok, Mantri Tani Kec.Cilongok, Kepala desa se Kec. Cilongok, Babinsa ( TNI ) se wil. Kec. Cilongok, POPT BP3K Cilongok, Mahasisiwa dari STPP Magelang dan Jokjakarta,Petani dalam Wilayah Kec. CilongokKegiatan Hari Temu Lapang Petani Tingkat Kecamatan di desa Karangtengah Kec. Cilongok Kabupaten Banyumas ada 2 ( Dua ) Agenda yaitu : Pelaksanaan Panen dan Temu Wicara Bupati dengan PetaniPada Kegiatan Pelaksanaan Panen dipimpin langsung oleh Bapak Bupati yang diikuti oleh petugas dan petani di plot Ubinan dengan hasil sbb :I. Ubinan 1 Hasil 6,75 Kg setara Produksi 10,8 Ton / Ha.II. Ubinan 2 Hasil 5,65 Kg setara Produksi 8,96 Ton / Ha.III. Ubinan 3 Hasil 5,55 Kg setara Produksi 8,88 Ton / Ha.** Rata- Rata Ubinan 5,98 Kg atau Produksi 9,573 Ton / Ha.Pada Kegiatan Temu Wicara antara petani dengan bupati adalah Upaya pensuksesan program pemerintah dalam bidang pertanian yang harus didukung petani dalam rangka menciptakan swasembada beras, jagung dan kedelai.Agar dalam kegiatan pencapaian swasembada pangan Ka Bapeluh dan KP Kab Banyumas menghimbau kepada petani selalu berkordinasi dengan petugas pertanian setiap ditemukan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan usaha taninya baik tentang ketidak normalan pertumbuhan tanaman padinya ataupun apabila ada serangan hama jangan ditunda-tunda.Pada Kegiatan Hari Temu Lapang Petani dalam pelaksanaan Demplot Padi di desa Karangtengah dapat dikategorikan memuaskan karena petani dalam menerapkan teknologi spesifik lokasi telah sesuai dengan petunjuk yang diberikan yaitu petani telah menggunakan benih serta pupuk berimbang sesuai ketentuan waktu dan dosis yang dianjurkan. Petani telah melaksanakan tanam padi dengan Jajar Legowo 4:1 dan penggunaan gasrok sebagai alat penyiang.Harapan kedepan kegiatan Demplot padi agar bisa diterapkan untuk kelompok tani yang lain dalam wilayah desa Karangtengah sehingga petani dapat merasakan adanya pemberdayaan petani melalui Demplot padi dengan bimbingan pengawalan dan pendampingan serta adanya paket pembelajaran yang sangat diharapkan petani dalam rangka membantu meringankan biaya produksi petani serta dapat memaksimalkan proses peningkatan ketrampilan petani dalam mengawal teknologi spesifik lokasi.( Penulis GUNAWAN ,SPKP PP BP3K KECAMATAN CILONGOK )