Loading...

FIELD DAY DEMPLOT JARWO UPTB-BPK KAMANG BARU

FIELD DAY DEMPLOT JARWO UPTB-BPK KAMANG BARU
Temu lapang petani (farmer field day) demplot "Penerapan Teknologi Jajar Legowo 4 : 1 dan 2 : 1 Padi Sawah" UPTB-BPK Kecamatan Kamang Baru pada kegiatan Pemantapan Sistem Penyuluhan Pertanian Tahun 2015 terlaksana pada hari Jumat, 28 Agustus 2015 di Nagari Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru. Kepala BP4KKP Kabupaten Sjunjung bapak Ir. Ronaldi bersama rombongan hadir dalam acara ini. Temu lapang juga dihadiri oleh Camat Kamang Baru, Babinsa dan Dosen Pembimbing Mahasiswa Unand. Acara ini diselenggarakan oleh UPTB-BPK Kamang Baru bersama kelompoktani Gunung-Gunung.Dalam laporannya, Kepala UPTB-BPK Kamang Baru yang diwakili oleh bapak Affairinov, A.Md menyampaikan bahwasannya kegiatan demplot padi ini mulai tanam pada tanggal 26 Mei 2015 seluas 1 ha yang bertempat di hamparan kelompoktani Gunung-Gunung Kenagarian Sungai Lansek dan pada hari ini diumur padi 94 hari setelah tanam dapat dilaksanakan panen perdana. Dari hasil pengambilan ubinan pada beberapa petak pengujian jarwo 2 : 1 dan 4 : 1 memperlihatkan terjadi peningkatan produksi padi sebesar 44% dibandingkan dengan hasil ubinan pada petak pengujian tanam konvensional. Hal ini dapat terjadi karena jajar legowo pada prinsipnya adalah menambah jumlah rumpun padi sehingga produksi padi juga akan bertambah.Bapak Ir. Ronaldi dalam arahannya menyampaikan bahwasannya padi merupakan komoditi pangan yang hampir 99% dibutuhkan oleh masyarakat di Indonesia dimana beras sebagai makanan pokoknya. Dengan bertambahnya jumlah penduduk maka kebutuhan akan beras akan semakin meningkat. Hal ini harus disertai oleh ketersediaan beras dengan keterbatasan lahan persawahan yang semakin berkurang luasannya pada setiap masa akibat alih fungsi lahan menjadi perumahan, pertokoan, lahan perkebunan dan lahan tambang. Beliau berpesan agar petani mau melaksanakan tanam jajar legowo 2 : 1 atau 4 : 1 dalam upaya meningkatkan produksi padi serta penggunaan pupuk kompos jerami sebagai alternatif dalam penyediaan unsur hara tanaman pengganti pupuk anorganik.Dalam acara temu lapang ini, tamu undangan juga diperkenankan untuk panen perdana di areal demplot padi dengan menggunakan alat sabit. Panen perdana tersebut dilakukan pada petak pengujian jarwo 2 : 1. Kepala BP4KKP Kabupaten Sijunjung, Camat Kamang Baru, dan Babinsa ikut serta dalam panen perdana ini dengan memotong beberapa rumpun padi yang telah menguning.Dalam kesempatan temu lapang ini, kelompoktani berharap kepada Pemerintah untuk memberikan bantuan perbaikan jaringan irigasi dan perbaikan daerah aliran sungai Batang Takuang yang semakin mengurangi luasan sawah akibat terjadinya longsor. Selain itu, sekolah lapang pengendalian hama terpadu (SL-PHT) juga diminati oleh sebagian besar petani di Kenagarian Sungai Lansek dalam upaya mengatasi penyebaran hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi. (M. Iwan Kurniawan, SP)