Loading...

GERAKAN PENSEJAHTERAAN PETANI (GPP) MULAI MENUAI KEBERHASILAN PETANI DI SUMBAR

GERAKAN PENSEJAHTERAAN PETANI (GPP) MULAI MENUAI KEBERHASILAN PETANI DI SUMBAR
Normal 0 false false false EN-GB X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} Bakorluh Prov. Sumatera Barat. Gubernur Irwan Prayitno melakukan penijauan usaha masyarakat petani di Jorong Batu Lado Kab. Padang Pariaman "Kelompok Tani Sepakat", melakukan usaha ternak ikan lele dalam rangka menambah jam kerja petani di daerah ini. Kelompok tani Sepakat merupakan salah satu percontohan Gerakan Pensejahteraan Petani (GPP) di Sumatera Barat yang merupakan program perioritas menuntaskan kemiskinan di daerah ini, minggu siang (24/7). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Irwan Proyitno menyampaikan rasa gembiranya atas usaha yang telah dilakukan pengembangan ternak ikan lele, dari satu bantuan telah berkembang menjadi 20 saat ini dengan memakai wadah kolam terval ukuran 3 x 4 meter. Dari kegiatan tersebut petani disekitar ini telah mempergunakan waktu mereka sebanyak 3 - 4,5 jam sehari yang biasanya selama ini baru bekerja 2-3 jam sehari. Perubahan ini sebuah kebanggaan, memang membutuhkan waktu dan ketekunan setiap petani untuk merubah kehidupannya agar lebih baik. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Bupati Padang Pariaman Ali Mukni, Kadis Pertanian Sumbar Ir. Djoni, Kadis Perikanan Sumbar Ir. Yosmeri, Kadis Peternakan Sumbar Ir. Edwardi, Camat, serta beberapa Kepala SKPD dilingkungan Pemda Padang Pariaman. Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, jangan ada lagi petani yang membakar jerami di sawah mereka, karena jerami merupakan salah satu bahan pupuk organik yang hebat. Ini sebuah pekerjaan yang tidak baik, selain membuat polusi udara juga perbuatan yang mubazir. Dimana jerami tersebut sesungguhnya rahmat yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesuburan tanah sekaligus langkah mengurangi pemakaian pupuk an-organik (kimia) yang amat membahayakan kesehatan kita. Sudah saatnya kita pertegas, petani mesti memanfaatkan pupuk organik dalam memproduksi hasil pertanian mereka, sehingga diharapkan hasil produksi mereka lebih baik dan terbaik dalam meningkatkan daya saing global. Mulai saat ini mari kita bertekad, untuk membuang kemalasan dan bekerja bersungguh-sungguh untuk kehidupan yang lebih baik, hari ini dan esok. Hanya orang-orang malas saja yang tidak bisa keluar dari kemiskinan hidupnya. Miskin harta, miskin pengetahuan, miskin jiwa, miskin hati dan jadi tidak akan bisa berkembang sama sekali. Untuk itu mari kita jauhkan semua kemiskinan dengan menjauhkan diri dari rasa malas dan bermanja-manja, tegasnya. (Humas Kantor Gubernur Sumbar). admin_sumbar ' 2011