Loading...

GERAKAN TANAM PADI SEREMPAK DI KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH

GERAKAN TANAM PADI SEREMPAK DI KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH
Sesuai perintah Menteri Pertanian melalui surat Nomor 4896/TP.010/A/12/2015 tanggal 10 Desember 2015 Tentang Gerakan Percepatan Tanam Padi Serentak di seluruh Indonesia pada MH 2015/2016 sampai tingkat desa pada hari Minggu 13 Desember 2015, maka Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Purbalingga Ir. Lily Purwati meminta pelaksana UPSUS untuk menggerakkkan seluruh penyuluh dan petani melakukan tanam padi serentak di setiap desa dibantu Babinsa. Seluruh Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Se Kabupaten Purbalingga yang sejumlah 18 Balai Penyuluhan Kecamatan ditugaskan untuk memerintahkan seluruh Penyuluh Wilayah Kerja melaksanakan tanam serentak tersebut dengan teknologi jajar legowo & Tanam bibit umur muda.Dalam pelaksanaannya ada beberapa kendala yang didapainya diantaranya : tenaga kerja yang maklin suit ini disebakan karena banyak tenaga kerja wanita yang lari ke sektor lain yaitu sebagai buruh pabrik, cuaca yang tidak mendukung yaitu baru tengah hari hujan mulai turun sehingga waktu yang ada sangat terbatas, peralatan yang tidak memadai yaitu jumlah caplak yang tidak sesuai dengan jumlah lahan yang melakukan tanam serempak. Gerakan tanam serempak mempunyai banyak keuntungan diantaranya membangun kebersamaan, kekompakkan dan dinamika dalam berkelompok tani. Sehingga dalam mengelola dan menerapkan teknologi budidaya tanaman padi menjadi terkoordinasi dan terpadu sesuai harapan Selain itu dikatakan oleh Kepala BPPKP Kabupaten Purbalingga juga menghimbau pelaksanaan gerakan serempak lainnya, seperti gerakan pengolahan tanah, gerakan pemupukan, gerakan pengendalian hama, penyakit dan gulma serta gerakan panen dan pasca panen. Dengan gerakan tanam dan diikuti dengan percepatan tanam, Kepala BPPKP Kabupaten Purbalingga mengharapkan kumulatif luas tanam tahun 2015 di seluruh Kecamatan di Kabupaten Purbalingga dapat tercapai sehingga dapat memberikan kontribusi sasaran luas tanam kab Purbalingga juga bisa tercapai. Pelaksanaan GPPTT terang dia dapat meningkatkan produktifitas, produksi dan mutu tanaman pangan yang difokuskan pada kawasan tanaman pangan dengan difasilitasi berupa bantuan sarana produksi, tanam jajar legowo dan pertemuan sebagai instrument stimulant disertai dengan dukungan pembinaan, pengawalan dan pemantauan oleh berbagai pihak seperti peneliti, penyuluh pertanian, aparat TNI Angkatan Darat, Camat, Kades maupun instansi terkait.