Loading...

GERAKAN TANAM SERENTAK DI KECAMATAN SUNGAI PENUH, KOTA SUNGAI PENUH, JAMBI

GERAKAN TANAM SERENTAK DI KECAMATAN SUNGAI PENUH, KOTA SUNGAI PENUH, JAMBI
Tanaman padi adalah jenis tanaman yang sangat membutuhkan air, tetapi tidak termasuk kedalam jenis tanaman air. kegiatan menanam padi baiknya dilakukan seiring habisnya musim kemarau & mulai masuknya musim penghujan, karena ketersedian air menjadi kunci sukses pengembangan pertanian dalam rangka meningkatkan luasan tanam dan hasil produksi padi sawah. Dengan melihat keadaan cuaca & menindaklanjuti himbauan Bapak Menteri pertanian nomor 4896/TP.010/A/12/2015 tanggal 10 desember 2015 tentang percepatan Tanam Serentak di seluruh Indonesia pada musim tanam MH 2015/2016 sampai di tingkat desa pada hari minggu tanggal 13 desember 2015, kami atas nama BP3K Kecamatan Sungai Penuh Kota Sungai Penuh Jambi telah melaksanakan Gerakan Tanam Serentak 1 minggu sebelum himbauan ini diterbitkan, yakni pada tanggal 07 desember 2015 di WKPP. Sungai Penuh dibawah binaan penyuluh lapangan Robby Asti Pratama, SP (THL-TBPP Angkatan III). Pada pembukaan acara Koordinator Balai Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Sungai Penuh Misnaryati, SPKP menyampaikan bahwa Gerakan tanam padi serentak ini, tujuannya untuk mempercepat masa tanam, demi meningkatkan produksi. Gerakan tanam yang melibatkan berbagai pihak ini, erat kaitannya dengan masalah pangan yang menjadi tanggung jawab bersama, terlebih lagi untuk tujuan meningkatkan produksi dalam upaya mewujudkan swasembada pangan di tahun 2017 mendatang, khususnya melalui Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale).Sampai saat ini masih banyak lahan sawah milik petani yang belum ditanami padi, kondisi itu terjadi akibat dampak kemarau panjang yang terjadi beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, untuk mempercepat penanaman padi, pihaknya menggelar gerakan taman padi serentak yang dilaksanakan di beberapa Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) di kecamatan Sungai Penuh. Dengan adanya gerakan tanam serentak, ia berharap dapat menggenjot luas areal tanam yang ada. Menurutnya, meskipun prosentasenya terbilang masih kecil dibanding target yang ada, jumlah tersebut tergolong cukup tinggi jika dibanding kecamatan lain di Kota Sungai Penuh. Ia mengatakan, upaya menggenjot luas areal penanaman padi, juga dilakukan dengan memacu petani untuk segera menanami lahan pertaniannya selepas panen. Benih padi yang ditanam adalah varietas Solok Putih, dengan menggunakan sistem tanam Jajar Legowo. Istilah Jajar Legowo, diambil dari Bahasa Jawa yang secara harfiah tersusun dari kata lego (lega) dan dowo (panjang). Sistem tanam jajar legowo, adalah cara meningkatkan populasi tanaman dengan mengatur jarak tanam, sehingga pertanaman akan memiliki barisan tanaman yang diselingi oleh barisan kosong, di mana jarak tanam pada barisan pinggir setengah kali jarak tanam antar barisan. Hadir juga dalam acara ini Ibu Ir. Susi (Kabid Tanaman Pangan Dispertabunhut Kota Sungai Penuh), Bapak A. Febriandi (Babinsa), Bapak Eriazamnel (KCD. Kec. Sungai Penuh), Ibuk Yulia Hartati, SP (Kasi Dipertabunhut Kota Sungai Penuh), Bapak Fetra Handika, Sp (Kasi Dispertabunhut Kota Sungai Penuh), Ibuk Ria Asnita, Sp (Programer BP3K Sungai Penuh) serta tokoh masyarakat kelurahan Sungai Penuh. Semoga sukses... Aamiin Ditulis Oleh : Robby Asti Pratama, SP Editing : Admin Sungai Penuh