Loading...

GUBERNUR BALI SERAHKAN BANTUAN ALSIN PERTANIAN

GUBERNUR BALI  SERAHKAN BANTUAN ALSIN PERTANIAN
Berbicara pertanian, maka kesan pertama yang muncul di benak adalah kesan kumuh, kotor, miskin, kurang menjanjikan, kurang menguntungkan dan masa depan suram serta kesan kurang menarik lainnya. Dibalik kesan kumuh, kotor tersebut, pertanian memiliki multi fungsi, yaitu disamping sebagai penghasil bahan pangan, juga memiliki fungsi ekonomi, fungsi konservasi/pelestarian lingkungan dan adat/budaya serta fungsi-fungsi lainnya. Namun demikian disadari bahwa saat ini pembangunan pertanian menghadapi tantangan yang sangat berat, seperti : alih fungsi lahan pertanian produktif, keterbatasan sarana irigasi, gangguan/serangan hama dan penyakit, bencana alam dan semakin mahalnya harga-harga sarana produksi. Menyikapi kondisi dan permasalahan pertanian serta menyadari multi fungsi pertanian tersebut, maka menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat untuk bersama membangun dan melestarikan pertanian. Untuk menghapus kesan kumuh, kotor dan kesan-kesan negatif lainnya tentang pertanian di kalangan generasi muda sekaligus mewujudkan pertanian modern yang efisien dan tangguh, maka mekanisasi pertanian merupakan salah satu alternatif yang dapat diupayakan. Untuk maksud tersebut, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali dengan dukungan pendanaan dari APBN dan APBD Provinsi Bali pada Tahun 2014 ini mengalokasikan bantuan alat dan mesin pertanian sebanyak 91 unit kepada beberapa Kelompok Tani/Subak yang tersebar di seluruh Bali secara bertahap dan selektif sesuai potensi wilayah. Dari 91 unit bantuan alat dan mesin pertanian tersebut, 24 unit diantaranya diperuntukan bagi 22 kelompok tani/Subak di Kabupaten Buleleng yang diserahkan secara simbolis oleh Bapak Gubernur Bali pada tanggal 29 Nopember 2014 bertempat di Balai Banjar Dinas Alas Harum, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Bantuan tersebut meliputi : 1 unit dryer/pengering gabah, 2 unit revitalisasi penggilingan padi, 1 unit "combine harvester", 2 unit mesin "power thresher", 13 unit traktor, 1unit alat pengolah pupuk organik, 1 unit pompa air dan 3 unit "hand sprayer". Pada acara penyerahan bantuan tersebut, Gubernur Bali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani untuk mendukung percepatan pengolahan tanah, tanam dan panen serta mendukung pencapaian target-target produksi yang telah ditetapkan. Oleh : Ir. I Made Oka Parwata, MMA. PP. Madya Distan TP. Prov. Bali.