Loading...

HARUMKAN BENGKAYANG DAN KALBAR, SARWOKO TERPILIH SEBAGAI PENYULUH PERTANIAN TELADAN TINGKAT NASIONAL

HARUMKAN BENGKAYANG DAN KALBAR, SARWOKO TERPILIH SEBAGAI PENYULUH PERTANIAN TELADAN TINGKAT NASIONAL
Kabupaten Bengkayang kembali berbangga dan mendapat penghargaan Tingkat Nasional, yaitu dengan terpilihnya Sarwoko sebagai Penyuluh Pertanian THL-TB Teladan Tingkat Nasional. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada acara Penghargaan Nasional Bagi Pelaku Pembangunan Pertanian Tahun 2015 di Jakarta, Sabtu (15/8/2015). Sarwoko adalah Penyuluh Pertanian THL-TB Angkatan I (2007) wilayah kerja Desa Sungai Pangkalan II Kec. Sungai Raya, Kab. Bengkayang, Kal-Bar. Sebelum memulai karir sebagai Penyuluh Pertanian, beliau sebenarnya juga sudah berkecimpung di dunia pertanian. Selesai pendidikan di Politeknik Negeri Pontianak Program Studi Teknologi Pertanian tahun 2004, Sarwoko langsung mengaplikasikan ilmu pertanian yang telah dimiliki. Ia memanfaatkan lahan pekarangan disekitar rumah tinggalnya melalui budidaya komoditas tanaman pangan dan hortikultura terutama padi, sayuran dan buah-buahan. Melalui Kelompok Tani dan Gapoktan, Sarwoko juga memfasilitasi petani dalam mendapatkan sarana produksi, teknologi, permodalan dan informasi pasar. Ia juga merupakan instruktur di Lembaga P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swasdaya) di wilayah kerjanya. Saat ini P4S tersebut telah banyak kedatangan peserta magang seperti petani, lembaga/instansi, karang taruna, pelajar/mahasiswa, baik dari Kabupaten Bengkayang sendiri maupun luar Kab. Bengkayang. Disamping melaksanakan tugas pokok sebagai Penyuluh Pertanian dengan teknik latihan dan kunjungan, lulusan SPP-SPMA Singkawang 2001 ini juga langsung melakukan usahatani dengan teknologi. Mulai dari persiapan lahan sampai panen hingga pasca panen, hampir seluruhnya menerapkan teknologi yang sudah ada. Hal itu ia praktekkan sendiri di pekarangan sekitar rumah tinggalnya di Desa Sungai Pangkalan II Kec. Sungai Raya. Pada kesempatan Penghargaan Nasional Bagi Pelaku Pembangunan Pertanian Tahun 2015, Mentan memberikan penghargaan kepada : - 34 Penyuluh Pertanian PNS Teladan- 33 Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan- 33 THL-TB Penyuluh Pertanian Teladan- 34 Petani Berprestasi- 34 Gapoktan Berprestasi- 28 Kelembagaan Ekononomi Petani Berprestasi - 38 Balai Penyuluh Kecamatan Berprestasi- 6 orang Tenaga Pendidik Berprestasi terdiri Dosen Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) dan Guru SMK-PP- 6 orang Pengembang Karya ilmiah bagi Tenaga Pendidik - Pemenang Lomba Karya Tulis ilmiah bagi Penyuluh Pertanian.- 9 orang Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swasdaya (P4S) Berprestasi Selain Sarwoko, wakil Kalimantan Barat yang menerima Penghargaan Tingkat Nasional Tahun 2015 adalah : 1. Dedi Susanto, S.PKP, sebagai Penyuluh Pertanian PNS Teladan asal Kab. Kapuas Hulu2. Moani, sebagai Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan asal Kab. Kubu Raya3. Huda Jailani, sebagai Petani Berprestasi asal Kab. Kubu Raya4. Senang Usaha Bersama, sebagai Gapoktan Berprestasi asal Kab. Sanggau5. UPTB BPK Kec. Mempawah Hilir, sebagai BP3K Berprestasi asal Kab. Mempawah6. Koperasi Mitra Tani Sejahtera, sebagai Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Berprestasi asal Kab. Sambas Ketujuh penerima penghargaan tersebut merupakan juara pertama dari penilaian tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang kemudian mengikuti penilaian tingkat nasional. Semoga penerima penghargaan ini dapat menularkan prestasi dan kinerja yang telah dicapai kepada para petani, kelompoktani, gabungan kelompok tani, kelembagaan ekonomi petani dan penyuluh lainnya serta masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar peningkatan produksi dan produktivitas dapat tercapai sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani juga ikut meningkat. (wems#12)