Kambing dapat makan berbagai sumber energi dan protein,Pemberian pakan dengan kualitas yang baik dan jumlah yang sesuai dengan pertumbuhan ternak akan memberikan hasil yang baik pula. Pakan ternak kambing terdiri dari Pakan hijauan dan Pakan penguat. Hijauan merupakan pakan utama sumber energy dan protein bagi ternak ruminansia termasuk kambing. . Penyediaan hijauan pakan dalam jumlah dan mutu yang mencukupi kebutuhan ternak sangat penting guna menunjang keberhasilan usaha peternakan.Mutu hijauan yang baik bila diraba lembut dan umur potong tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua ( sekitar 6 minggu). Sumber hijauan pakan berupa rumput, tanaman kacang-kacangan, dedaunan (ramban) dan limbah tanaman disekitar areal pertanian. Jenis Hijauan Pakan Beberapa jenis rumput unggul seperti rumput gajah, rumput raja dan rumput benggala merupakan salah satu hijauan yang berkualitas. Rumput ini dapat ditanam dalam petak-petak kecil atau di sekeliling lahan pertanian untuk menjaga kontinuinitas ketersediaan pakan.Selain rumput,beberapa jenis tanaman kacang-kacangan seperti Puero atau kudzu dan centrocema sangat baik untuk pakan ternak karena mengandung protein yang cukup tinggi. Daun-daunan seperti daun gamal, lamtoro, turi dan daun nangka merupakan sumber energy dan protein yang tersedia sepanjang tahun, mudah diperoleh dan murah.Sisa-sisa tanaman dapat pula dimanfaatkan sebagai pakan. Sisa tanaman adalah bagian tanaman yang tertinggal setelah tanaman dipanen. Ada beberapa sisa tanaman yang sangat bermanfaat untuk pakan kambing , antara lain sisa tanaman kacang tanah , kedelai, jagung, dan daun ubi kayu. Daun ubi kayu sangat baik untuk pakan kambing . Namun sebelum diberikan kepada ternak, daun harus dilayukan terlebih dahulu selama 24 jam atau dijemur 2-3 jam untuk mengurangi kandungan racun dan bau khas daun-daunan agar lebih disukai ternak.Sumber pakan ternak yang lain adalah hasil samping pengolahan hasil pertanian, seperti ampas tahu dan pabrik pengolahan tahu atau onggok dan pengolahan tapioka. Pakan diberikan sebagai pakan campuran. Sumber ini dapat menyediakan pakan sepanjang tahun. Bahan sisa yang berasal dari pabrik pengolahan hasil pertanian dan pengalengan buah seperti ,nenas, papaya, pisang, tomat, dan buni kayu merupakan sumber energi bagi tenak. Ransum pakan hijauan yang baik Kombinasi antara rumput – rumputan dan daun legominosa, merupakan ransum campuran yang baik. Proporsinya disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing ternak yang berbeda menurut umur, periode fisiologi dan tingkat produktivitas. Cara Pemberian Pakan hijauan, rumput dan daun-daunan diberikan dengan memperhatikan kondisi dan pertumbuhan ternak. Komposisi campuran hijauan yang dianjurkan adalah sebagai berikut :a) PejantanRumput (75 %) ,Daun kacang-kacangan (25%), b).Betina Dewasa Rumput (75%) Daun kacang-kacangan (25 %) ,c) Bunting Rumput (60%) Daun kacang-kacangan (40%), d)Menyusui Rumput (50%) Daun kacang-kacangan (50%) , e) Anak lepas sapih Rumput ( 60%) untuk Daun kacang-kacangan (40%) Pakan diberikan tiga kali sehari pada pagi, siang dan sore hari. Setiap hari rata-rata ternak memerlukan pakan 2,5 – 4 kg, sesuai dengan kondisi ternak.. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber Badan Litbang Pertanian