Loading...

IP Meningkat Petani Sejahtera

IP Meningkat Petani Sejahtera
Sejalan dengan arah kebijakan pembangunan pertanian yang dicananggkan oleh kementerian pertanian tahun 2015-2019 yaitu peningkatan ketahan pangan komoditas strategis. Komoditas yang perlu ditingkatkan untuk mendukung arah kebijakan tersebut yang salah satunya yaitu peningkatan produksi dan indek pertanaman (IP) padi Sawah. Untuk mendukung kebijakan tersebut Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan tanam serentak dalam rangka percepatan tanam padi sawah di kelompoktani Tani Jaya Desa Prianganjaya Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi pada hari Senin, 8 Desember 2015. Pada kesempatan tersebut turut hadir kepala BP3K Sukalarang Diat Sujatman, S.ST berserta penyuluh, Camat Sukalarang yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Pembangunan Ujang Nenda S.IP, para Babinsa Se-Kecamatan Sukalarang yang dipimpin oleh Babinsa Desa Priangan Jaya Kopka Didin Hasanudin serta Kepala Desa Priangan Jaya Ece Madmudin. Dalam arahan dan sambutannya kepala BP3K Sukalarang menyatakan bahwa dengan dilaksanakannya kegiatan tanam serentak di Desa Prianganjaya khususnya dan di Kecamatan Sukalarang pada umumnya untuk meningkatkan IP dan Produktivitas padi sawah di Kecamatan Sukalarang. Dengan adanya dukungan dari Babinsa serta pelaku utama dan pelaku usaha di bidang pertanian diharapkan swasembada pangan berkelanjutan akan tercapai. Adapun luas lahan pada kegiatan tersebut yaitu seluas 7 Ha di kelompoktani Tani Jaya dan akan di ikuti oleh kelompoktani lainya di Kecamatan Sukalarang. Varietas yang ditanam adalah varietas Inpari 19 dengan pola tanam jajar legowo 2. Kegiatan tersebut akan tetap dikawal dan didampingi sampai panen oleh para penyuluh dan Babinsa di setiap desa dengan penerapan paket teknologi yaitu PTT padi sawah. Pada saat ini IP di kecamatan sukalarang baru 2,5 dengan produktivitas 6,2 ton/ha. Dengan pengawalan para penyuluh dan penerapan paket teknologi sesuai dengan anjuran maka IP akan meningkat menjadi 2,75 dengan produktivitas 6,5 ton/ha. Dengan meningkatnya IP dan produktivitas maka pendapatan petani dan keluarganya akan meningkat sejalan dengan hal tersebut swasembada pangan berkelanjutan yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian akan tercapai. (San)