Jambore Varietas Bawang Merah tahun 2015 dilaksanakan di Kabupaten Pidie bertempat di Gampong Mee Hagu Kecamatan Peukan Baro pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2015 dibuka oleh Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr.Ir. Spudnik Sujono Kamino, MM. Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Pembenihan Direktorat Jendral Hortikultura Kementrian Pertanian, Gubernur Aceh, Bupati Pidie, Kepala BKPLUH Aceh, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh, Kepala BPTP Aceh, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Ketua Perhiptani Aceh, Kepala BBH Saree, Penyuluh Pertanian, para Penangkar Benih Bawang Merah Se Sumatera dan Jawa, petani bawang merah dari Provinsi Aceh, siswa dan mahasiswa, serta kepala desa dan kelompok tani dalam Kabupaten Pidie.Kepala BPPKP Kabupaten Pidie, T. Sabirin, SH,MM sebagai ketua panitia pelaksana dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan Jambore Varietas Bawang Merah antara lain:1. Mengsosialisasikan atau memperkenalkan varietas unggul bawang merah kepada petani/penangkar bawang merah yang ada di Provinsi Aceh dan Indonesia umumnya.2. Untuk mengetahui daya adaptasi varietas unggul bawang merah di Kabupaten Pidie dan Provinsi Aceh.3. Memeperkuat Jaringan komunikasi antar pelaku usaha pembenihan bawang merah di Indonesia.4. Edukasi untuk petani/penangkar, petugas lapangan, pelajar dan masyarakat dalam Provinsi Aceh.5. Untuk memperoleh Varietas Bawang Merah yang Spesifik Lokasi.Kegiatan Jambore Varietas Bawang Merah terlaksana berkat kerjasama antara Direktorat Jendral Hortikultura Kementerian Pertanian melalui Direktorat Pembenihan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, PT Bintang Asia dan petani/penangkar benih bawang merah yang ada di Kabupaten Pidie.Dari 23 kabupaten/kota yang ada dalam provinsi Aceh hanya ada 7 kabupaten yang menghasilkan bawang merah sehingga ketersediaannya sangat terbatas. Kabupaten Pidie merupakan salah satu wilayah yang sangat cocok untuk dikembangkan komoditi bawang merah. Melalui Jambore Varietas Bawang Merah, Pemerintah Kabupaten Pidie menaruh harapan yang sangat besar atas ketersediaan benih bawang merah unggul yang berkualitas dan dapat meningkatkan produktivitas yang akan menjadikan Kabupaten Pidie sebagai lumbung bawang merah.Varietas Bawang Merah yang ditampilkan dalam Jambore ini sebanyak 24 macam varietas, yaitu Varietas Tuk tuk SS (biji), Tuk tuk G Nol, Palasa, Lembah Palu, Keta Monca, Rubaru, Biru Lancor, Bali Karet, Ilokos, Maja Cipanas, Manjung,Tajuk, Bima Brebes, Super Philip, Sanren, Katumi, Bauji, Vietnam, Bartanes, Mantes,Pikatan,Tiron, Panca Sona dan Lokal Gayo. Dari ubinan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Pidie, varietas Ilokos menghasilkan produktivitas tertinggi yaitu 21,120 ton/ha diikuti oeh varietas Bali Karet 17,920 ton/ha, varietas Tuk tuk dan Tajuk 16,960 ton/ha, varietas Bauji 16,640 ton/ha sedangkan produktivitas terendah adalah varietas Lokal Takengon yaitu 3,2 ton/ha.Penulis : Cut Elysa TH, BPPKP Kabupaten Pidie.