Loading...

JENGKOL SI PENGUSIR TIKUS SAWAH

JENGKOL SI PENGUSIR TIKUS SAWAH
CARA AMPUH USIR TIKUS SAWAH Sebuah kearifan lokal petani Desa Semperiuk.A Kecamatan Jawai Selatan. Resep pengusir tikus ini baru saja saya dapatkan dari salah seorang petani saat saya kujungan lapangan sedang bercerita tentang perkembangan pertanian. Dulu pernah terjadi serangan hama tikus yang membuat petani kewalahan dalam mengendalikannya sehingga mereka mengumpulkan kulit jengkol Phitecellobium lobatum dari pasar setempat, kemudian menyebarkannya di sawah. Dengan cara itu tikus disawah enggan memakan tanaman padi. Teknik ini merupakan teknik mengusir tikus secara tradisional yang digunakan telah lama dilakukan oleh sebagian petani. Sayang sungguh sayang, seiring berjalanya waktu cara sederhana tersebut tergusur oleh kehadiran rodentisida (racun tikus) sintetis yang praktis digunakan dan juga sangat efektif diawal munculnya. Racun tikus cukup dicampur dengan umpan berupa dedak atau gabah, lalu diletakkan di tempat yang sering tikus lewati, kemudian tinggal menunggu keesokan harinya tikus berkelempangan diarea sawah. Ironisnya disaat di pasaran racun tikus begitu banyak tersedia dengan berbagai merek, petani generasi sekarang justru takluk pada tikus seakan tak berdaya dibuatnya. Hal ini disebabkan karena tikus, termasuk hewan mamalia yang pandai. Dari hasil penelitian Tikus mempunyai penciuman yang tajam sehingga dengan menggunakan jengkol yang mempunyai aroma Amoniak Jengkol yang tajam membuat Tikus tidak tahan dan Tikus lebih memilih lari dari area sawah yang berbau aroma khas jengkol tersebut. Dengan demikian Jengkol merupakan solusi ampuh dalam pengusiran Hama Tikus sawah. Cara ini merupakan strategi jitu para petani Desa Semperiuk.A dalam pengendalian hama tikus disawah yang masih dipertahankan, walau mereka harus merogoh kocek untuk membeli jengkol di pasar. Adapun cara dalam penggunaan jengkol ini sebagai pengusir tikus adalah sebagai berikut:1. Cara pertama dengan penebaran jengkol ;? Potong Jengkol beserta kulitnya menjadi dua bagian.? Sebarkan jengkol disawah khusus pada area sawah yang sering dirusak Tikus2. Cara kedua menggunakan larutan jengkol ; ? Siapkan jengkol yang akan digunakan dalam pembuatan pengusir tikus ini? Potong-potong jengkol menjadi bentuk yang lebih kecil? Setelah itu rendam dalam wadah yang tertutup selama 2 hari guna mengeluarkan aroma amoniak yang tidak disukai tikus? Setelah 2 hari sebar jengkol beserta airnya di sawah atau air rendaman jengkol disemprotkan dengan hand sprayer pada waktu sore hari karena Tikus aktif pada malam hari. Oleh karena itu marilah kita mengajak petani semua kembalilah kepada kearifan lokal setempat. Selain berguna untuk melestarikan budaya dalam pertanian kita, juga akan membantu menjaga kelestarian alam Indonesia dengan tidak menyebarkan bahan bahan kimia pestisida. . *(by: TAUPIT,A.Md ;PPL.BPP Kec. Jawai Selatan)