Mengenal Tanaman Buah SemangkaSemangka (Citrullus Vulgaris) merupakan salah satu jenis tanaman buah-buahan semusim yang mempunyai arti penting bagi perkembangan sosial ekonomi. Pengembangan budidaya semangka ini mempunyai prospek cerah karena dapat mendukung upaya peningkatan pendapatan petani, perbaikan gizi masyarakat, pengurangan impor buah, dan perluasan kesempatan kerja. Daya tarik budidaya semangka bagi petani terletak pada nilai ekonominya yang tinggi. Beberapa kelebihan usaha tani semangka, antara lain (1) berumur relatif singkat (genjah) hanya sekitar 70-80 hari, (2) dapat dijadikan tanaman penyelang di lahan sawah pada musim kemarau, (3) mudah ditanam oleh petani dengan cara biasa (konvensional) atau semi intensif hingga intensif, dan (4) memberikan keuntungan usaha yang memadai. Volume permintaan semangka non biji cukup tinggi sehingga tidak dapat memenuhi semua kebutuhan konsumen. Keterbatasan produksi semangka non biji ini disebabkan masih sedikitnya daerah-daerah sentra produksi semangka non biji. Oleh sebab itu, prospek pengembangan semangka non biji ke daerah-daerah baru mempunyai prospek cukup baik. Perkembangan perluasan areal semangka non biji disebabkan belum dikuasainya teknologi budidaya semangka non biji secara benar. Selain itu, modal usahatani semangka non biji jauh lebih besar dibandingkan dengan semangka biji. Jenis-Jenis (varietas) Semangka Non BijiVarietas-varietas semangka non biji antara lain;1. Quality 126, merupakan semangka non biji berbentuk bulat, berdaging merah, dan berukuran besar;2. Superior, merupakan semangka non biji yang kulit buahnya hijau kelabu dengan strip hijau tua dengan daging buah berwarna merah kompak;3. Mindful, merupakan semangka non biji yang berbentuk bulat, warna kulit buah hijau kelabu dengan strip hiaju tua, dan daging buah berwarna merah kompak;4. Top Quality, merupakan semangka non biji yang mempunyai kulit buah lebih gelap dari Quality 126;5. Orchid Sweet, merupakan semangka non biji dengan ukuran buah sedang dengan bentuk buah bulat oval dan daging buah berwarna kuning cerah. Persyaratan TumbuhTanaman semangka non biji memerlukan syarat pertumbuhan yang khusus dibandingkan dengan tanaman lain, apalagi tanaman semangka non biji yang dibudidayakan di indonesia saat ini, berasal dari impor. Secara garis besar syarat pertumbuhan tanaman semangk non biji terdiri dari iklim, tanah, dan air. 1. Kondisi Iklim Faktor Iklim yang mempengaruhi tanaman semangka yaitu suhu, sinar matahari, ketinggian tempat, dan curah hujan.a. Suhu. Suhu optimal untuk pertumbuhan vegetatif (200 - 250 C) dan untuk pembungaan (250 C).b. Sinar matahari. Tanaman semangka memerlukn sinar matahari penuh.c. Ketinggian tempat. Tempat yang optimal untuk tanaman semangka 0–400 dpl.d. Curah hujan: antara 120-150 mm per musim atau 40-50 mm/bulan.2. Kondisi TanahTanah yang diperlukan adalah gembur, berpasir, dan kaya bahan organik dengan pH 6,5 – 7,2.3. Kondisi Air Tanaman semangka memerlukan air yang banyak untuk pertumbuhan dan produksinya. PenanamanTanah dibersihkan dari sisa perakaran tanaman sebelumnya, kemudian dipetak-petak untuk membentuk bedengan. Tanah bedengan diolah sehingga menjadi gembur. Bedengan dibiarkan 1 minggu agar terjadi proses oksidasi, kemudian ditabur kapur pertanian sebanyak 50 gr per tanaman. Jarak tanam antar tanaman dalam 1 baris yang paling ideal 85 cm, sedangkan jarak antar bedengan pada sistem tanam tunggal 3,0 – 3,5 m. Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat) Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian