Loading...

KEGIATAN PENILAIAN LOMBA SUBAK DAN SUBAK ABIAN DI KABUPATEN BADUNG

KEGIATAN PENILAIAN LOMBA SUBAK  DAN SUBAK ABIAN  DI KABUPATEN BADUNG
Salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan Badung yang Shanti dan Jagadhita dengan falsafah Tri Hita Karana yang dijiwai oleh Agama Hindu, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya disektor pertanian. Sehubungan dengan hal tersebut, dimana Subak dan Subak Abian sebagai lembaga adat/tradisional yang bergerak disektor pertanian yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh Unesco, adalah merupakan peluang dan tantangan dalam mempertahankan keberadaan dan keberdayaan lembaga Subak dan Subak Abian di Propinsi Bali khususnya di Kabupaten Badung. Subak Abian sebagai lembaga tradisional yang khusus bergerak di bidang pertanian lahan kering yang dikenal sebagai organisasi agraris, ekonomis, religius yang ada di Bali sejak dahulu yang dipertahankan keberadaannya sampai sekarang. Pembinaan yang telah dilakukan terkait dengan kegiatan penilaian lomba Subak dan Subak Abian di Kabupaten Badung dalam tahun 2015 ditetapkan hasil penilaian lomba Subak Abian yang diikuti oleh empat Kecamatan yaitu Kuta Selatan, Mengwi Abiansemal dan Petang. Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Tim Pembina dan Penilai lomba Subak Abian Th.2015 dapat ditetapkan hasilnya adalah sebagai berikut : Juara I diraih oleh Klp.Tani (Subak Abian) Eka Satya Werdhi dari Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan dengan nilai 80,47. Juara II diraih oleh Klp.Tani (Subak Abian) Tirta Taman Sari sebagai duta dari Desa Sibanggede Kecamatan Abiansemal dengan nilai 80,02. Juara III diraih oleh duta Klp.Tani (Subak Abian) Tandan Sari dari Desa Petang Kecamatan Petang dengan nilai 79,77. Juara IV diraih oleh Klp.Tani (Subak Abian) Jaga Satru sebagai duta dari Desa Sembung Kecamatan Mengwi dengan nilai 79,52. Sedangkan untuk penilaian lomba Subak Yeh (Klp.Tani) di lahan sawah diperoleh hasil sebagai berikut: Juara I diraih oleh Subak Tanah Yeng dari Desa Sedang Kecamatan Abiansemal dengan nilai 82,42; Juara II diraih oleh Subak Dukuh dari Desa Sembung Kecamatan Mengwi dengan nilai 81,22; Juara III diraih oleh Subak Dawas dari Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara dengan nilai 79,49; juara IV diraih oleh Subak Buangga dari Desa Getasan Kecamatan Petang dengan nilai 77,80.Acara penyerahan hadiah kepada pemenang hasil penilaian lomba Subak dan Subak Abian dilakukan oleh Penjabat Bupati Badung Ir. Nyoman Harry Yudha Saka bertempat di Balai Subak Tanah Yeng Desa Sedang Kecamatan Abiansemal pada hari Senin, 7 Desember 2015. Dalam sambutan acara tersebut Penjabat Bupati Badung berharap agar filosofi Tri Hita Karana dapat dipahami dalam mengelola lahan sawah dan tegal agar berwawasan agribisnis dan menjaga kelestarian lingkungan untuk menjaga ajegnya Subak (Klp.Tani).Simbaryadnya (PP.Madya Distanbunhut Badung).