Loading...

Kegiatan Rebug Tani

Kegiatan Rebug Tani
Rebug Tani merupakan Wadah untuk menghimpun dan mefasilitasi petani guna memberikan mmasukan kepada Instansi terkait dengan permasalahan di Bidang Pertanian serta upaya pemecahannya. Kegiatan Rembug Tani ini dilaksanakan pada hari senin tanggal 15 juli 2019 bertempat di desa Seuneubok Gunci Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh dengan jumlah peserta yang hadir pada saat kegiatan rembug sebanyak 26 orang terdiri dari Petani : 14 Orang, Pengurus Poktan 5 Orang, Pengurus Gapoktan 1 Orang, 1 orang Kepala BPP serta 5 Orang Penyuluh. Dari hasil kegiatan Rebug tersebut dibahas dalam bentuk diskusi sebagai berikut : Setiap Kelompok tani dwajibkan memiliki akta badan hukum sebagai legalitas kelompok tani. Hal ini diperlukan untuk keperluan administrasi kelompok tani. Permasalah yang timbul saat ini adalah belum seluruhnya kelompok tani yang ada didesa Seuneubok Gunci mempunyai legalitas badan hukum dikarenakan kurangnya pengetahuan pengurus kelompok tani tentang pentingnya legalitas kelompok. hal ini sudah sering dilakukan sosialisasi kepada para pengurus. Pemakaian Benih Bermutu/Berlabel, masih banyak petani yang menggunakan benih yang tidak berlabel dengan mutu yang kurang baik sehingga berdampak pada rendahnya produksi pada didesa Seuneubok Gunci. Penggunaan Benih berlabel akan digunakan oleh petani apabila ada bantuan pemerintah Sistem Tanam, kebanyakan petani masih masih menerapkan pola tanam konvensional. masih sangat sedikit petani yang sudah menerapkan pola tanam jajar legowo dan Sistem Rice Intensifikasi (SRI) walaupun mereka mengetahui tata cara penerapan pola tanam tersebut. Kelangkaan pupuk bersubsidi, kelangkaan pupuk bersubsi umumnya terjadi pada saat musim tanam baik musim tanam redengan maupun musim tanam gadu. hal ini sudah sering dilaporkan kepada pihak terkait agar penyediaan dan pengawasan pupuk bersubsidi perlu ditingkatkan. Pengendalian OPT/HPT, permasalah utama dalam pengendalian OPT didesa Seuneubok Gunci disaat diserang hama dan penyakit pada tanaman padi pada umumnya petani kekurangan modal dalam pengadaan pestisida, hal ini sudah dilaporkan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen untuk dapat memberikan bantuan pestisida kepada para petani terutama petani padi guna mendukung swasembada padi. Demikian hasil kegiatan Rembug tani yang telah disepakati sehingga dapat diterapkan oleh pengurus Gapoktan maupun Poktan bersama penyuluh pertanian. mudah - mudahan apa yang menjadi permasalah diatas dan upaya pemecahannya dapat menjadi solusi bagi petani dalam upaya meningkatkan produksi padi untuk mencapai swasembada pangan.