Loading...

KEGIATAN REMBUG TANI BP3K KURUN

KEGIATAN REMBUG TANI BP3K KURUN
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam proses komunikasi antara penyuluh dengan sasaran, penyuluh pertanian akan menyampaikan segala sesuatu yang menyangkut ilmu dan teknologi pertanian, kesemuanya itu disebut materi penyuluhan. Dapat dikatakan bahwa materi penyuluhan pertanian adalah segala isi yang terkandung dalam setiap kegiatan penyuluhan pertanian. Jadi, ilmu sebagai materi penyuluhan yang disampaikan kepada petani dapat berupa pengetahuan, misalnya pemberian informasi tentang perkembangan pertanian, atau informasi tentang varietas dari suatu komoditi yang sifatnya hanya untuk diketahui. Sedangkan yang bersifat praktis, misalnya materi tentang budidaya tanaman seperti, cara memilih benih, cara mengolah tanah, cara memupuk, atau dalam bidang peternakan, seperti cara melakukan vaksinasi, pembuatan pakan dan teknologi yang berhubungan dengan kegiatan petani. Dengan demikian, informasi teori sifatnya memberikan motivasi, merangsang, dan memperluas wawasan petani terhadap perkembangan dunia luar. Sedangkan informasi teknologi menyangkut cara-cara yang sifatnya membimbing dan mengajarkan petani agar terampil mengerjakan materi yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan. Rembug Tani sebagai salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin oleh Poktan dan Gapoktan dalam menjalankan usahataninya yang difasilitasi oleh penyuluh yang berada di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kurun. 1.2. Tujuan 1). BP3K melalui Penyuluh Pertanian masing-masing WKPP mampu memfasilitasi poktan dalam melaksanakan Rembug Tani untuk menyepakati rencana kegiatan usahatani sebagai penjabaran dari rencana kegiatan percepatan peningkatan produksi pangan strategis Nasional dan kegiatan penyuluhan yang memberikan daya ungkit tinggi; 2). Menyampaikan informasi tentang rencana kegiatan penyuluhan sesuai dengan programa penyuluhan dan rencana pengembangan usahatani tingkat Kecamatan. 3). Meyusun Kalender Tanam dalam rang persiapan Musim Tanam ASEP tahun 2016 di Wilayah Persawahan Sekata Juri. 1.3. Sasaran Sasaran dari kegiatan Rembug Tani ini adalah Penyuluh Pertanian, P3A dan petani yang berada di wilayah persawahan Sekata Juri Kuala Kurun. 1.4. Output 1). Rencana kegiatan usahatani sebagai penjabaran dari rencana kegiatan percepatan peningkatan produksi pangan strategis Nasional dan kegiatan penyuluhan yang memberikan daya ungkit tinggi; 2). Terinformasikannya rencana kegiatan penyuluhan sesuai dengan programa penyuluhan dan rencana pengembangan usahatani tingkat Kecamatan. 3). Tersusunnya kalender Tanam Musim Tanam ASEP di Persawahan Sekata Juri Kuala Kurun. II. PELAKSANAAN KEGIATAN 2.1. Peserta Peserta Rembug Tani adalah Penyuluh Pertanian, petani/pelaku utama, kelompok tani, gapoktan, P3A di wilayah BP3K Kurun. 2.2. Waktu dan Tempat Waktu pelaksanaan : 20 Mei 2016Tempat pelaksanaan : Aula BP3K Kurun 2.3. Narasumber/ Fasilitator 1). Fatkhur Rosyid, S.PKP (Kabid. Penyelenggaraan Penyuluhan dan Teknologi Informasi) 2). Nanae Sari Indah, S.P (Koordinator BP3K Kurun) 2.4. Penyelenggara Kegiatan Rembug Tani dilaksanakan oleh BP3K Kurun III. HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN Hasil hasil yang dicapai pada pertemuan Rembug Tani ini antara lain:a) Pada saat Musim Kemarau seperti saat ini, petani di Kecamatan Mlandingan kesulitan mendapatkan air irigasi sehingga perlu campur tangan pemerintah dalam hal pengaturan air irigasi, pembangunan jaringan irigasi untuk meningkatkan efisiensi pengairan serta pengadaan sumur bor dan pompa air untuk mengatasi kekurangan air irigasi.b) Banyaknya jaringan irigasi tersier yang rusak sehingga perlu kerja sama antar petani untuk bergotong royong memperbaiki jaringan tersier yang rusak tersebut.c) Untuk mengatasi keterbatasan saprodi yang dimiliki petani dalam MT. ASEP 2016, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Gunung Mas memberikan bantuan benih padi, pupuk Urea dan NPK, pestisida. petani juga mendapat bantuan biaya tanam bagi petani yang mengikuti kegiatan MT. ASEP 2016.d) Penyusunan Kalender Tanam berguna untuk mengatur pola tanam dan tata tanam untuk mempermudah pengendalian hama dan penyakit serta pengaturan air irigasi pada terjadi kekurangan air. IV. PENUTUP Kegiatan Pertemuan Rembug Tani di Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kurun dapat terlaksana dengan baik, dengan adanya kerjasama, sinergi kegiatan, koordinasi dan konsolidasi baik pada waktu proses pelaksanaan Kegiatan, maupun sebelum dan sesudahnya pelaksanaan kegiatan. Demikian laporan pelaksanaan kegiatan ini kami sampaikan, semoga bermanfaat sehingga permasalahan yang dihadapi oleh Petani maupun pelaku usaha di BP3K Kurun dapat dipecahkan, Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan baik bagi Petugas/ Penyuluh maupun pelaku utama/ pelaku usaha. Oleh: KRISMAN, S.P