Loading...

KEGIATAN SEKOLAH LAPANGAN (SL) PEMASANGAN MULSA PLASTIK PADA LAHAN BUDIDAYA CABAI MERAH DI DESA GEULANGGANG MERAK BPP KECAM

KEGIATAN SEKOLAH LAPANGAN (SL) PEMASANGAN MULSA PLASTIK PADA LAHAN BUDIDAYA  CABAI MERAH DI DESA GEULANGGANG MERAK BPP  KECAM
Sekolah lapangan adalah proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan Pengetahuan dan ketrampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usahatani lebih efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan. Untuk meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu tanaman cabai merah di Kabupaten Aceh Timur dilaksanakan Sekolah Lapangan cabai merah di Kelompok Tani "Sumber Tani" Desa Geulanggang Merak Kecamatan Peureulak Timur selama 4 kali pertemuan, 3 kali pertemuan melalui dana OTSUS Tahun Anggaran 2017 dan satu kali dilaksanakan swadaya. Kegiatan Sekolah Lapangan cabe merah diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari satu kelompok tani dilaksanakan pada bulan September 2017.Kegiatan Sekolah Lapangan berlangsung dilapangan terbuka dilaksanakan di desa Gelanggang Merak Kecamatan Peureulak Timur. Pertemuan sekolah lapangan di hadiri oleh Bapak Sufyan, S.P selaku Kepala BPP Peureulak Timur, Penyuluh Pertanian PNS dan TH – TB PP, ketua dan anggota kelompok tani "Sumber Tani" serta aparat desa dengan materi pemasangan mulsa plastik yang benar dan efektif. Pemaparan materi disampaikan oleh penyuluh pendamping yaitu Sdr.i Fitriani Penyuluh THL – TB PP tentang Pemasangan Mulsa Plastik sebaiknya pada waktu siang agar plastik yang disengat panas matahari menjadi elastis sehingga mulsa tidak mudah robek. Mulsa harus rapi dan rapat hal tersebut untuk menghindari masuknya uap panas dari bawah mulsa keluar lewat lobang maka tanah akan tumbang. Pemasangan mulsa harus warna perak ke atas untuk memantulkan sinar matahari apabila terbalik maka sinar matahari akan tersimpan di bawah mulsa dan dapat mengakibatkan terbakarnya tanaman cabai merah.Setelah pengarahan tentang pemasangan mulsa penyuluh pendamping menyampaikan kategori bibit yang sebaiknya digunakan. Sebelumnya Petani terbiasa menggunakan bibit yang diproduksi sendiri sehingga sering terjadi kegagalan tanaman sebelum panen, karena bibit tersebut tidak diberikan insektisida sebelum di tanam. Penyuluh mengarahkan agar menggunakan bibit yang telah direkomendasikan salah satu yang sering digunakan yaitu benih TM. (Penulis artikel : Penyuluh Pendamping Fitriani, Kepala BPP dan Admin Cyber Kabupaten Aceh Timur).