KELOMPOK TANI TUNAS MUDA DESA BANDAR AGUNG TERAPKAN TEKNOLOGI JAJAR LEGOWO PADI SAWAH
Bandar Agung, Rabu, 14 Nopember 2018 Kelompok Tani Tunas Muda Desa Bandar Agung Kecamatan Muara Sungkai, yang diketuai oleh pak Tuyar bersama dengan anggota kelompoknya melaksanakan tanam serempak padi sawah dengan menerapkan teknologi jajar legowo 4: 1. Kelompok Tani Tunas Muda beranggotakan 35 orang, luas lahan sawah 25 ha, lahan darat / tegalan 20 ha, kelas kelompok Lanjut pak Tuyar menjelaskan. Varietas padi yang ditanam adalah padi non hibrida varietas Migongga. Pono, Penyuluh Pertanian Penyelia yang bertugas sebagai Pembina di desa Bandar Agung menjelaskan, Jajar Legowo adalah suatu sistim penanaman padi dengan cara mengatur jarak tanam yang bertujuan meningkatkan hasil produksi padi. Pada sistim ini jarak tanam diatur sedemikian rupa sehingga dalam satu petak lahan pertanaman akan memiliki beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong. Adanya barisan yang kosong memberikan ruang yang luas untuk tanaman padi berkembangbiak dan mendapatkan sinar matahari, sehingga kuantitas dan kualitas gabah yang dihasilkan jauh lebih tinggi. Selanjutnya Pono, menerangkan ada beberapa jenis sistim tanam Jajar Legowo yang biasa diterapkan oleh petani padi antara lain : Legowo 2 : 1 ; Legowo 3 : 1 ; Legowo 4 : 1; Legowo 5:1 ; Legowo 6 : 1; Legowo 7 : 1. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, sistem tanam Jajar legowo 4 :1 adalah sistim terbaik untuk meningkatkan jumlah produksi gabah. Sedangkan untuk menghasilkan gabah yang digunakan sebagai benih, disarankan menggunakan sistim tanam Jajar Legowo 2 : 1 ( Syahmil Arifin, PP Madya KJF Kabupaten ).