Rabu 16 Januari 2019 Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan Ir. Syamsir dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut Ir. Ahmad Mustahdi bersama rombongan mengunjungi kelompoktani kami Margosari Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung. Maksud dari kunjungan melaksanakan survei lahan rawa rencana pelaksanaan kegiatan program serasi. Sebelum kunjungan ke kelompok Margo Sari Kepala Dinas bersama rombongan sudah mengunjungi lokasi sawah di kelompoktani Sido Muncul Desa Gunung Makmur. Dikelompoktani Margosari Kepala Dinas dan rombongan langsung menuju lokasi sawah lahan rawa lebak yang masih terhampar padang bondong sebagai vegetasi yang ada tergenang air yang dalam boleh dikatakan lahan masih bero mereka berjalan kaki dari ujung ke ujung persawahan dengan kondesi jalan yang cukup becek kebetulan baru saja reda dari hujan, hanya sedikit terlihat anakan padi di tepi-tepi sawah untuk persiapan lacakan (pembesaran bibit) agar lebih kuat bila dilakukan penanaman nantinya. Waktu survei sempat juga mengetes ph tanah, tes pertama menunjukkan ph 4 sedangkan tes ke dua menunjukkan ph 5 ditarik kesimpulan ph lahan lebak milik kelompok Margo Sari adalah 4 sampai dengan 5 jadi ph nya cukup tinggi.Setelah survei Ir. Syamsir menanyakan ke anggota kelompoktani Margo Sari “ Lahan Rawa Kelompoktani Margo Sari jika dijadkan Pilot Percontohan Program SERASI bapak sanggup atau tidak “. Semua anggota kelompoktani Margosari menjawab “ Sanggup “ . Dengan ini harapan petani mudah mudahan pilot percontohan ini benar benar terwujut dan berhasil meningkatkan kesejahtraan petani.“Pada tahun ini yang akan melaksanakan program serasi ada 6 (enam) provinsi : Jambi, Lampung, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan. Program serasi yang sudah berhasil adalah Kabupaten Organ Ilir produksinya mencapai 6,5 ton per hektar. Jadi Sumatra Selatan merupakan program lanjutan”. Kata Ir. Syamsir.Lahan rawa lebak milik kelompoktani Margosari sehamparan dengan kelompok tani lainnya yaitu lahan kelompoktani Suka Maju, Sumber Rejeki, Karya Tani ke tiga kelompok tani ini juga sanggup melaksanakan program serasi bila masih diperlukan perluasan lahan.Beberapa masalah lahan rawa lebak di kelompoktani Margo Sari sebagai antisifasi kedepan adalah air lama tergenang dan sering banjir, tingkat keasaman tinggi, tingkat kesuburan tanah rendah, tingkat serangan hama tikus dan burung tinggi dan petani masih membudidayakan varietas lokal sebagai varietas unggulan daerah untuk sementara ini.Mengingat kondesi lahan yang penuh masalah, maka petani melaksanakan kegiatan tanam pada bulan Maret karena pada bulan ini keadaan air sudah cukup surut dan memungkinkan untuk dilaksanakannya kegiatan tanam. Meningkatkan kesuburan tanah petani cukup melaksanakan pengolahan tanah minimal atau tanpa pengolahan tanah cukup dengan menggunakan herbisida.Anggota kelompoktani Margo Sari bersedia dan sanggup melaksanakan program Serasi ( Selamatkan Rawa Sejahtrakan Petani ), merupakan mimpi yang akan terwujud bagi petani menjadikan lahan yang produktif, dengan harapan mampu meningkatkan produktivitas padi 5,0 sampai dengan 6,5 ton/ha yang saat ini produktivitas baru mencapai 2,0 sampai dengan 2,5 ton/ha. Bersedia meningkatkan Indek pertanaman (IP) dari satu menjadi dua atau tiga kali tanam setahun. Bersedia melaksanakan pola tanam padi-padi-jagung atau padi-padi kedelai. Memperbaiki sistim budidaya dan intruduksi dengan senang varietas unggul yang toleran. Bersedia dan tidak minta ganti rugi bila lahannya dilaksanakan normalisasi tata air seperti pembuatan saluran, pintu pintu air, tanggul dan pompanisasi, bangunan pondok pondok, kegiatan perbaikan ameliorase tanah pemberian kapur pertanian seperti dolomit, posfat alam dan pupuk organik. Bersedia lahannya tidak hanya difungsikan sebagai lahan pertanian tanaman pangan tetapi juga sebagai usaha peternakan dan perkebunan.Ir. Mulyono UPT BPP TakisungSumber : Informasi dan hasil tim survei Dinas Pertanian dan Hortikutura Provinsi Kalimantan Selatan