Peran Penyuluh Pertanian di wilayah binaan tentu menjadi idola bagi kelompok tani yang sarat dengan berbagai inovasi teknologi baru yang mendukung aktivitas kelompoknya. Seperti halnya keberadaan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang setiap tahun di Kabupaten Badung diadakan perlombaan yang dikaitkan dengan peringatan hari pangan. Sebelum diadakan perlombaan bagi kelompok wanita tani yang mengikuti perlombaan sebelumnya mendapat pembinaan dari Tim Pembina dan Penilai lomba KWT dari Dinas terkait di Pemkab Badung, yang mencakup tentang cipta menu hasil olahan basah, olahan kering dan cair yang bersumber dari bahan baku non beras untuk mendukung program diversifikasi pangan. Kegiatan lainnya yaitu berupa kelengkapan administrasi yang menunjang aktivitas kelompok yaitu : buku tamu; agenda surat masuk dan keluar; buku daftar anggota; buku inventaris; buku notulen; buku rencana kerja serta buku kas kelompok. Dalam pembinaan diarahkan agar kelompok menampilkan hasil olahan basah dan kering serta aneka minuman yang berkhasiat untuk kesehatan dengan memperhatikan kriteria seperti cara pengemasan; penampilan yang menarik; serta hygienis. Dari hasil perlombaan yang diselenggarakan di areal terbuka di Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Badung pada tanggal 15 Nopember 2016 yang pesertanya berasal dari KWT di Kecamatan Petang; Kecamatan Abiansemal; Kecamatan Mengwi dan Kecamatan Kuta Selatan. Peserta lomba dibagi 2 (dua) katagori yaitu :KWT Pangan (yang mengolah hasil-hasil tanaman pangan) dan KWT Bun (yang mengolah hasil komodity perkebunan). Dari hasil penilaian oleh Tim Penilai Tingkat Kabupaten, ternyata hasil lomba KWT tahun 2016 adalah sebagai berikut : Untuk KWT Pangan sebagai juara I adalah KWT Karang Lestari (Kec.Kuta Selatan); sebagai juara II adalah KWT Giri Ayu (Kec.Abiansemal); juara III diraih oleh KWT Uma Sari Balangan (Kec.Petang). Sedangkan untuk penilaian KWT Bun sebagai juara I diraih oleh KWT Sari Nadi (Kec.Mengwi); sebagai juara II adalah KWT Buana Asri (Kec.Petang); dan juara III diraih oleh KWT Puluk-Puluk (Kec.Kuta Selatan). Dengan diselenggarakannya evaluasi ini diharapkan agar KWT tetap kreatif dalam mencari inovasi sehingga KWT sebagai wahana belajar; wahana kerja sama; serta wahana produksi; dari beraneka hasil olahan komodity pertanian oleh anggota KWT yang dapat dipasarkan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Simbaryadnya (PP.Madya Distanbunhut Badung).