Kursus Tani BP3K Riau Silip kecamatan Riau Silip Kab. Bangka "Pemupukan Padi Spesifik Lokasi"
Salah satu tantangan dalam pembangunan pertanian adalah adanya kecenderungan menurunnya produktivitas lahan. Disisi lain sumberdaya alam terus menurun sehingga perlu diupayakan untuk tetap menjaga kelestariannya. Demikian pula dalam usahatani padi, agar usahatani padi dapat berkelanjutan, maka teknologi yang diterapkan harus memperhatikan faktor lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial, sehingga agribisnis padi dapat berlanjut. Salah satu strategi dalam upaya pencapaian produktivitas usahatani padi adalah penerapan inovasi teknologi yang sesuai dengan sumberdaya pertanian di suatu tempat (spesifik lokasi). Sedangkan di lapangan salah satu tantangan yang dihadapi dalam upaya pencapaian produktivitas usahatani padi adalah masih terbatasnya tingkat teknologi oleh petani ditengah persaingan pasar yang semakin ketat dan terjadinya perubahan iklim secara global. Dan salah satu teknologi yang harus diketahui patani adalah tekhnologi pemupukan. Oleh karena itu untuk menambah pengetahuan petani tentang pemupukan yang tepat dan sesuai dengan spesifik lokasi maka perlu di adakan kurusu tani tentang pemupukan. Adapun Tujuan dari kegiatan kursus tani ini diharapkan dapat memberi informasi tentang dosis pemupukan padi, memberi informasi tentang cara pemupukan padi, memberi informasi tentang waktu pemupukan padi.Sasaran kegiatan ini adalah kelompoktani yang ada diwilayah Desa Pangkalniur Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka Provinsi Kep.Bangka Belitung.Bertambahnya pengetahuan petani diwilayah Desa Pangkalniur Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka Provinsi Kep.Bangka Belitung.Kegiatan ini dilaksanakan pada hari jumat tanggal 9 Oktober tahun 2015 dengan lokasi pelaksanaan bertempat di balai desa Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka dan dihadiri sebanyak 20 orang yang tergabung dalam Gapoktan "Buluh Perindu" Desa Pangkali Niur Kecamatan Riau Silip. Adapun hasil pelaksanaan Pupuk dan varietas unggul padi merupakan komponen utama peningkatan produksi, Pemanfaatan pupuk akan optimal jika menerapkan. pengelolaan tanaman lainnya spt: 1. Penggunaan benih bermutu dan bibit sehat.2. Penanganan pertanaman: populasi tanaman, jarak tanam, umur bibit, dan jumlah bibit per lubang tanam.3. Pengendalian hama, penyakit, dan gulma.4. Pengaturan air di petakan sawah dan drainase.5. Penanganan panen dan pascapanen.Pada program intensifikasi padi Bimas & Supra Insus rekomendasi pemupukan N, P, dan K, sama untuk semua wilayah (Bangked Recommendation). Mestinya, takaran pupuk berbeda antar-lokasi. Dengan pemupukan spesifik lokasi, biaya dan penggunaan energi dapat dihemat tanpa mengurangi hasil, serta dampak negatif pupuk kimia berkurang.(tr)