Loading...

KWT Kabupaten Lampung Timur Belajar ke Kabupaten Bantul

KWT  Kabupaten Lampung Timur Belajar ke Kabupaten Bantul
Pada Senin lalu (04/05), beberapa petugas dari Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Timur mengantarkan sejumlah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kabupaten Lampung Timur berkunjung ke BKP3 Kabupaten Bantul. Kepala BKP3, Ir. Pulung Haryadi, MSc. yang menyambut rombongan di Aula BKP3, mengutarakan bahwa meskipun memiliki luasan yang lebih kecil daripada Kabupaten lain di DIY, namun merupakan sentra pangan khususnya untuk produksi beras di DIY. Beliau juga menyampaikan tentang pembinaan KWT di Kabupaten Bantul dalam hal pengolahan bahan pangan lokal. Disampaikannya pula pada tahun 2013 Pemkab Bantul meraih tempat pertama dalam Indonesia MDGs Award 2012 (IMA 2012) untuk Program Diversifikasi Pangan Lokal Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Miskin, kategori Nutrisi. Sementara itu, Kasi Kewaspadaan Pangan, Ir. Suryanti, MMA. yang turut mendampingi Kepala BKP3, menceritakan jika BKP3 Kabupaten Bantul baru berdiri pada tahun 2009. Untuk kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), BKP3 Kab. Bantul menerima sejak tahun 2011, berkembang pada 2012 dengan 10 KWT, pada 2013 10 KWT dan baru berlanjut pada 2015 dengan 6 KWT. Adapun Ketua rombongan tamu, Bp. Ansori, mengisahkan jika BKP Kab. Lampung Timur sendiri sudah berdiri sejak 2008 dengan 4 BIdang yaitu Keterkaitan dan Ketersediaan Pangan, Distribusi dan Harga Pangan, Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan serta Keamanan Pangan. Sedangkan Kabupaten Lampung Timur merupakan pemekaran dari Kabupaten Lampung Tengah. Beliau mengakui bahwa di Lampung sendiri telah tersedia berbagai bahan pangan khususnya umbi-umbian, namun merasa masih perlu untuk belajar tentang cara-cara pengolahan dan pengelolaannya di Kabupaten Bantul. Setelah beramah tamah dan bertukar cinderamata, rombongan kemudian diantarkan untuk melihat langsung kegiatan pengolahan yang dilakukan oleh KWT di Kecamatan Pajangan antara lain pengolahan garut dan gadung serta ada pula jagung dan jamur.