Loading...

KWT NADI SARI BERINOVASI, MENGOLAH VCO MENJADI ANEKA PRODUK KECANTIKAN

KWT NADI SARI BERINOVASI, MENGOLAH  VCO MENJADI ANEKA PRODUK  KECANTIKAN
Dewasa ini berbagai teknologi telah tersedia dan dapat diakses dengan mudah, hanya saja tergantung dari kepekaan kita dalam melihat potensi untuk mengaplikasikan teknologi tersebut, serta kegigihan kita untuk berjuang mengembangkan potensi tersebut. Seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) “Nadi Sari”, yang beralamat di Dusun Kukul Batu, Desa Dalang Kecamatan Selemadeg Timur, merupakan salah satu KWT yang mampu melihat potensi yang ada diwilayhanya, yang memiliki tanaman kelapa yang cukup banyak, maka ia mulai berinovasi untuk memanfaatkan potensi tersebut. Saat ini KWT tersebut telah memproduksi aneka produk kecantikan yang berbahan baku VCO. KWT yang berdiri sejak tahun 2016 ini terus berinovasi mengembangkan usaha produknya, yang berawal dari hanya sekedar mengolah kelapa menjadi VCO, dan minyak goreng sebagai hasil sampingannya. Ibu Maryatun adalah sosok yang sekaligus menjadi Ketua KWT Nadi Sari ini, merupakan sosok yang menjadi inspirasi dari ibu-ibu di di dusun Kukul Batu, membangkitkan semangat untuk selalu berinovasi. Berawal dari keprihatinan beliau melihat berlimpahnya hasil kelapa di kampung, namun tidak memiliki harga yang memadai. Sehingga terketuk hatinya untuk mengumpulkan Ibu-ibu untuk merintis bersama suatu usaha pengolahan kelapa yang berlimpah ini menjadi produk baru yang memiliki nilai pasar lebih tinggi. Sehingga terbentuklah sebuah KWT yang diberinama “Nadi Sari”. Dengan keterbatasan pengetahuan dan permodalan, namun berkat keberanian dan semangat yang tinggi Ibu Maryatun mulai mencari Informasi tentang teknologi pengaolahan produk VCO ini. Dengan didampingi Penyuluh Pertanian setempat dan para praktisi lainnya, KWT Nadi Sari memulai usahanya membuat produk VCO pertamanya dengan merek produk “Nyuh Kuba” yang artinya kelapa dari Kukul Batu. Setelah produksi melimpah dan lagi semanga-semangatnya, masalah mulai muncul, yaitu masalah pemasaran, karena persaingan harga dan sudah banyak produk sejenis dipasaran. Namun Ibu Maryatun bersama anggotanya tidak kenal menyerah. Dengan berbekal pengetahuan dari berbagai pelatihan yang diikuti dan bimbingan banyak pihak termasuk dari Perguruan tinggi, mulailah KWT Nadi Sari berbenah. Mulai dari memperbaiki kemasan sampai promosi ke berbagai ajang dan media sosial, termasuk pameran-pameran, dan menawarkan secara langsung dor to dor, kantor-kantor dan tempat umum lainnya. Tidak berhenti sampai disitu saja, perjuangan KWT Nadi Sari terus berinovasi dengan memproduksi aneka produk kecantikan yang berbahan baku VCO. Mulai dari sabun kecantikan, lulur, hanbody lotion, VCO dengan aroma tertentu dan tentunya VCO original yang masih tetap dipertahankan. Sehingga produk KWT Nadi Sari dengan merek “Nyuh Kuba” mulai dikenal masyarakat luas, dan pangsa pasarnyapun sudah mulai merambah sampai keluar Bali. Namun perjuangan untuk merebut pasar masih terus dilakukan untuk kemajuan usahanya. Selamt Berjuang ( I Ketut Sarjawa, SP. BPP Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan Bali).