Loading...

LABEL SERTIFIKASI BENIH

LABEL SERTIFIKASI BENIH
PENDAHULUAN Salah satu faktor penting yang menentukan tingkat hasil tanaman adalah benih. Benih bersama dengan sarana produksi lainnya seperti pupuk, air, cahaya, iklim menentukan tingkat hasil tanaman. Meskipun tersedia sarana produksi lain yang cukup, tetapi bila digunakan benih bermutu rendah maka hasilnya akan rendah. MANFAAT MENGGUNAKAN BENIH UNGGUL BERMUTU DAN BERSERTIFIKAT Benih unggul memberikan manfaat teknis dan ekonomis yang banyak bagi perkembangan suatu usaha pertanian, diantara lain : - pertumbuhan tanaman menjadi seragam sehingga panen menjadi serempak - mutu hasil lebih tinggi dan sesuai dengan selera konsumen, - tanaman akan mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap gangguan hama dan penyakit dan beradaptasi yang tinggi terhadap lingkungan sehingga dapat memperkecil penggunaan input seperti pupuk dan pestisida. - Penggunaan benih yang bermutu menjamin keberhasilan usaha tani. - Keturunan benih diketahui, mutu benih terjamin dan kemurnian genetik diketahui. - Menghasilkan bibit yang sehat dengan akar yang banyak. - Ketika ditanam pindah, tumbuh lebih cepat dan tegar. - Produktivitas tinggi, sehingga meningkatkan pendapatan petani Ciri-ciri benih bermutu yaitu: Varietasnya asli, Benih bernas dan seragam, Bersih, tidak tercampur dengan biji gulma atau biji tanaman lain, Daya berkecambah dan vigor tinggi sehingga dapat tumbuh baik jika ditanam di sawah, Sehat, tidak terinfeksi oleh jamur atau serangan hama. Klasifikasi benih padi yang dikeluarkan Kementerian Pertanian dengan sub bagiannya yaitu Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) menempatkannya dalam 4 kelas, yaitu : 1. Benih Penjenis (BS / Breeder Seed / Label Kuning) Benih penjenis (BS) adalah benih yang diproduksi oleh dan dibawah pengawasan Pemulia Tanaman yang bersangkutan atau Instansinya. Benih ini merupakan Sumber perbanyakan Benih Dasar. 2. Benih Dasar (FS / Foundation Seed / Label putih) Benih Dasar (BD) adalah keturunan pertama dari Benih Penjenis. Benih Dasar diproduksi di bawah bimbingan yang intensif dan pengawasan yang ketat sehingga kemurnian varietas dapat terpelihara. Benih dasar diproduksi oleh Instansi/Badan yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan produksinya disertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi benih. 3. Benih Pokok (SS / Stock Seed / Label ungu) Benih Pokok (BP) adalah keturunan dari Benih Dasar yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga indetitas dan tingkat kemurnian varietas yang ditetapkan dapat dipelihara dan memenuhi standart mutu yang di tetapkan dan harus disertifikasi sebagai Benih Pokok oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih. 4. Benih Sebar (ES / Extension Seed / Label Biru) Benih Sebar (BR) merupakan keturunan dari Benih Pokok yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga identitas dan tingkat kemurnian varietas dapat dipelihara, memenuhi standart mutu benih yang ditetapkan serta harus disertifikasi sebagai Benih Sebar oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Benih dan varietas unggul padi sawah merupakan galur hasil pemuliaan yang mempunyai salah satu atau lebih keunggulan khusus seperti potensi hasil tinggi, tahan terhadap hama penyakit dan toleran terhadap cekaman lingkungan, mutu produk, dan atau sifat-sifat lainnya. Jenis dan karakteristik dari varietas unggul meliputi : • Varietas Unggul Baru (VUB) Kelompok tanaman padi yang memiliki karakteristi umur kisaran 100-135 HSS (hari setelah sebar), anakan banyak (>20 tunas/rumpun), bermalai agak lebat (±150 gabah/malai). • Varietas Unggul Tipe Baru (VUTB) Kelompok tanaman padi yang memiliki karakteristik postur tanaman tegap, berdaun lebar dan berwarna hijau tua, beranak sedikit ( • Varietas Unggul Hibrida (VUH) Kelompok tanaman padi yang terbentuk dari individu-individu generasi pertama (F1).Berasal dari kombinasi persilangan dari 2 varietas padi yang memiliki karakteristik potensi hasil lebih tinggi dari varietas unggulan inbrida.Pemilihan jenis varietas sebaiknya gunakan VUB yang mampu beradaptasi dengan lingkungan untuk menjamin pertumbuhan tanaman yang baik, hasil tinggi dan kualitas serta rasa nasi diterima pasar. Tanam VUB secara bergantian untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit. Saat ini telah tersedia berbagai varietas unggul yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi wilayah, mempunyai produktivitas tinggi dan sesuai permintaan konsumen. KESIMPULAN Benih padi yang unggul sangat penting sekali dalam suatu usahatani, karena benih merupakan faktor utama dan penentu keberhasilan suatu budidaya. Benih bermutu adalah benih dengan tingkat kemurnian dan daya tumbuh yang tinggi, berukuran penuh dan seragam, daya kecambah diatas 80 %, bebas dari biji gulma, penyakit dan hama atau bahan lain. Oleh karenanya, agar padi dapat tumbuh dan berproduksi baik, maka diharapkan para petani lebih mengenal dan mengetahui dimulai dari pemilihan benih yang bermutu dan memilih varietas yang sesuai dengan spesifik lokasi (rekomendasi spesifik lokasi). (Gugun Aditia Pratama, SP) Sumber : http://www.litbang.pertanian.go.id/download/one/60/file/3-Sistem-Produksi-dan-Dist.pdf https://jambi.litbang.pertanian.go.id/ind/images/INFOTEK/benih.pdf