Loading...

LUMBUNG PADI SEBAGAI TEMPAT PENYIMPANAN CADANGAN PANGAN

LUMBUNG PADI SEBAGAI TEMPAT PENYIMPANAN CADANGAN PANGAN
Disusun Oleh: Wiwik Nurmala Hadi, STP Sejak tahun 2016 Kelompok Tani Setia Tani 2 membuat kelompok Lumbung. Kelompok lumbung diharapkan dapat mengembalikan budaya masyarakat/anggota kelompok untuk menyimpan hasil panen, dan sebagai antisipasi saat masa paceklik. Lumbung kelompok di kelola secara swadaya dari dan oleh anggota kelompok. Pengembangan Lumbung kelompok ini bertujuan untuk :1. meningkatkan volume stok cadangan pangan di kelompok lumbung untuk menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggota 2. meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota kelompok dalam pengelolaan cadangan pangan3. meningkatkan fungsi kelembagaan cadangan pangan anggota dalam penyediaan pangan secara optimal dan berkelanjutan. Dengan adanya fasilitas lumbung padi ini diharapkan kesejahteraan petani terdongkrak. Mereka bisa menyimpan padinya di lumbung. Selain itu, sebelum masuk lumbung, padi petani dijemur terlebih dulu. Saat ini Lumbung padi kelompok Setia Tani 2 ini beranggotakan 21 orang, keanggotaan bersifat sukarela, tidak semua anggota kelompok tani menjadi anggota kelompok lumbung. Iuran gabah kering 100 kg/anggota, stok gabah kering saat ini sebanyak 2520 kg. Sesuai kesepakatan stok gabah dibagi/dipinjamkan saat musim paceklik (tidak ada tanaman/panen). Pengembalian dilakukan setelah panen, dengan pemupukan modal sebesar 20%. Simpan pinjam gabah kering dalam bentuk kelompok lumbung yang sudah berjalan sejak tahun 2016 ini masih meminjam bangunan milik anggota sebagai untuk gudang penyimpanan.