Loading...

MANFAAT JAMBU BIJI BAGI KESEHATAN

MANFAAT JAMBU BIJI BAGI KESEHATAN
Jambu biji dalam bahasa Inggris disebut Lambo guava, berasal dari Brazilia menyebar ke Thailand kemudian ke Asia termasuk Indonesia. Hingga saat ini telah dibudidayakan di Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Pada umumnya pertanaman jambu biji di sentra-sentra produksi berada di lahan pekarangan/tegalan dalam bentuk kebun campuran dan terpencar. Disamping itu sistem produksi buah jambu biji saat ini masih bergantung pada alam, skala usaha kecil serta minimnya penerapan teknologi maju. Dalam rangka meningkatkan preferensi masyarakat membudidaya dan mengkonsumsi jambu biji, masyarakat perlu mengetahui teknis budidaya, kandungan gizi dan manfaat jambu biji bagi kesehatan.Kandungan Gizi Jambu BijiJambu biji mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi terutama vitamin dan mineral. Alam 100 gram, jambu biji mengandung vitamin C yang tinggi 87,00 mg dibanding buah lainnya seperti jeruk manis yang mempunyai vitamin C sebesar 49 mg, mangga 49 mg, pisang 3,00 mg, apel 5,00 mg. Jambu biji juga kaya serat 5,60 gram khususnya pectin yang bermanfaat menurunkan kolesterol. Jambu biji mengandung tannin, yang menimbulkan rasa sepat pada buah tetapi mempunyai fungsi memperlancar sistem pencernaan, sirkulasi darah yang berguna untuk menyerang virus, Jambu biji juga mengandung kalium,yang merupakan mineral terbesar ketiga dalam tubuh setelah kalsium dan fosfor yang berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Disamping zat gizi, buah jambu biji mengandung senyawa lainnya seperti limonene, pinena, bisabolena,selinena, kadinena,dan hepaena. Manfaat Jambu Biji Bagi KesehatanBeberapa penyakit dan cara pengolahan jambu biji untuk kesehatan adalah :a. Mengobati Diare. 30 gram daun jambu biji, segenggam tepung beras yang telah digongseng, ditambah air secukupnya lalu digodok, minum 2 x/hari.b. Disentri. 6 gram daun jambu biji, 1 gram kayu secang, 1 gram rasuk angin, 5 gram daun patikan cina, 7 gram daun pegagan, 2 buah kayu ules, 1 umbi bawang merah digodok dengan 120 ml air. Airnya diminum 2 x/hari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.c. Sakit Perut dan Mencret. 9 helai daun jambu biji muda, 1 jari tangan kunyit, 4 butir biji kedawung yang telah disangrai, 4 gram rasuk angin digodok dengan 110 ml air. Airnya diminum 2 x/hari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.d. Sariawan Usus. Dua ruas jari tangan kunyit, disangrai, 1 buah kayu ules, 3 lembar trawas, 7 lembar daun jambu biji, 3 buah ketumbar, 1 ruas jari tangan kayu pulosari, dan 2 buah jinten hitam, digodok dengan air secukupnya. Airnya diminum sekali sehari.e. Keputihan.: 3 ranting muda jambu biji dan 7 lembar daun sirih digodok dengan 2 liter air sampai menjadi 1 liter. Untuk cuci kemaluan.f. Kencing Manis. Terdiri dari 1 buah jambu biji mengkal dipotong-potong, digodok dengan 3 gelas air sampai mendidih 1 gelas. Disaring, minum 2 kali sehari.g. Sariawan. Bahannya satu genggam daun dan satu jari kulit batang jambu biji digodok dengan 1 liter air sampai mendidih. Disaring, minum 2 kali sehari.h. Luka Berdarah. Daun segar dilumatkan dan ditempelkan ketempat yang sakit.i. Perut Kembung pada Anak. 3 lembar daun jambu biji muda dan segar ditambah ½ jari kulit batang pulosari dan 5 butir adas, digodok dengan 2 cangkir air sampai menjadi 1 cangkir, kemudian disaring.j. Muntaber (Kolera). Daun pisang biji dan daun jambu biji ditumbuk, dicampur dengan teh. Seduh dengan satu gelas air, peras dan saring lalu diminum sekali habis (lakukan 3 – 4 kali sehari selama 4 hari berturut-turut).k. Demam berdarah. Satu buah jambu biji matang diblender ditambah air panas secukupnya lalu diminum hangat-hangat.Disarikan oleh : Lasarus, Pusat Penyuluhan PertanianSumber : 1. Pemasyarakatan Buah Tropik Nusantara, 2007. Direktorat Budidaya Tanaman Buah, Ditjen Hortikultura. 2. Hidup Sehat Dengan Produk Hortikultura Nusantara, 2003. Ditjen Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. 3. Jambu Biji ( buku saku), 2011. Direktorat Budidaya dan Pascapanen Buah, Direktorat Jenderal Hortikultura.