Loading...

MANFAAT TANAMAN KELOR

MANFAAT TANAMAN KELOR
MANFAAT TANAMAN KELOR Kelor sudah dikenal luas di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal dalam kehidupan. Di Indonesia pohon kelor banyak ditanam sebagai pagar hidup, ditanam di sepanjang ladang atau tepi sawah, berfungsi sebagai tanaman penghijauan. Selain itu tanaman kelor juga dikenal sebagai tanaman berkhasiat obat dengan memanfaatkan seluruh bagian dari tanaman kelor mulai dari daun, kulit batang, biji, hingga akarnya Kelor merupakan salah satu tanaman multiguna. Hampir semua bagian dari tanaman kelor ini dapat dijadikan sumber makanan karena mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap. Daun kelor kaya vitamin A dan C.Kandungan vitamin C nya setara dengan vitamin C buah jeruk,sangat bermanfaat untuk mencegah berbagai macam penyakit termasuk flu dan demam. Daun kelor mengandung 3 kali potasium daripada pisang, 4 kali vitamin A dari wortel, 25 kali zat besi daripada bayam dan 3 kali protein yoghurt. Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter. Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai, dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau; bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak. Buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang, juga dapat disayur. Berikut Manfaat dari Daun Kelor :1. Menyediakan energi. Anda bisa mencoba membuat teh dari daun kelor untuk menguatkan bagian tubuh untuk tetap aktif sepanjang hari. Tubuh otomatis akan merasa berenergi. 2. Menjaga berat badan. Memiliki berat badan ideal menjadi idaman baik bagi laki-laki maupun perempuan. Untuk mendapatkan tubuh ideal dengan cara yang sehat, Anda bisa rutin mengonsumsi daun kelor baik berupa teh maupun sayur. Sebuah penelitian mengenai daun kelor menunjukkan tanaman yang satu ini bisa membantu menangani masalah pencernaan. Cara kerjanya dengan merangsang metabolisme tubuh membakar kalori lebih cepat.3. Meningkatkan fungsi ekskresi. Fungsi ginjal dan hati juga bisa meningkat ketika rutin mengonsumsi teh kelor. Tubuh akan terasa bugar jika fungsi pembuangan limbah berjalan dengan baik4. Menyediakan nutrisi. Teh daun kelor bagus untuk memelihara kesehatan mata dan otak. Jika otak ternutrisi dengan baik, maka seseorang akan cepat dalam mengambil keputusan yang tepat bahkan ketika sedang berada dalam situasi sulit.5. Membantu pencernaan. Mengonsumsi daun kelor bagus untuk mengatasi masalah pada perut. Misalnya sulit buang air besar atau konstipasi.6. Menyehatkan rambut. Nutrisi yang terdapat dalam teh daun kelor mampu membantu meningkatkan pertumbuhan rambut sehingga tampak lebih mengkilap dan sehat. Petik beberapa daun kelor tua dari cabangnya, lalu tumbuk dan oleskan ke rambut. Gunakan shampoo, lalu bilas dengan air bersih.7. Anti kanker. Dalam penelitian kultur jaringan sel kanker serviks yang dipublikasi dalam jurnal Food and Chemical Technology menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki kemampuan untuk mendukung kematian sel dini serta mencegah reproduksi sel-sel kanker. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa daun kelor bisa menjadi potensi pencegahan kanker alami.8. .Penyakit jantung. Penelitian pada hewan laboratorium yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2009 menunjukkan bahwa daun kelor bisa menjadi sumber antioksidan serta mencegah kerusakan jantung. Dalam penelitian tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat badan setiap hari selama 30 hari bisa membuat lipid teroksidasi lebih rendah sehingga jaringan jantung terlindung dari kerusakan struktural. Namun penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk membuktikan apakah hal tersebut berlaku untuk manusia atau tidak. 9. .Bantuan arthritis. Dalam journal of Chinese Integrative Medicine yang terbit bulan Februari 2011, daun kelor bisa membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit seperti arthritis. Dalam studi yang dilakukan terhadap hewan, ekstrak daunnya bisa mengurangi kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada kasus rematik. Sebuah studi juga mengungkapkan kombinasi antara ekstrak daun dan akar bisa mengurangi rasa sakit. 10. Anti diabetes. Kandungan seng yang tinggi bisa membantu mengatasi penyakit diabetes. Seng merupakan mineral yang dibutuhkan untuk memproduksi insulin. Meski memberikan banyak manfaat dan juga bisa dijadikan obat herbal, daun kelor juga memiliki efek samping. Daun, buah, serta biji-bijiannya aman dimakan. Namun hindari untuk mengonsumsi akarnya. Pada beberapa kasus, akar kelor bisa beracun dan menyebabkan kelumpuhan sampai kematian. Lalu bagaimana cara untuk mengolah daun kelor menjadi makanan yang siap dikonsumsi? Dari beberapa sumber yang kami ambil, pengolahan daun kelor bisa dijadikan serbuk sehingga bisa ditaburkan pada makanan atau bisa juga dicampur pada minuman seperti pada jus atau sirup. Berikut cara pengolahan serbuk dari daun kelor: ? Ambil daun kelor sebanyak yang dibutuhkan, bersihkan lalu jemur? Setelah kering, tumbuk sampai halus ? Saring hasil tumbuhan daun kelor. ? Masukkan dalam wadah tertutup? Siap untuk dikonsumsi. Serbuk daun kelor bisa diseduh dengan air panas sebagai teh kelor, ditaburkan pada makanan secukupnya.