Walaupun sekarang harga tandan kosong kelapa sawit ini bisa menjadi salah satu mata pencaharian para petani, manfaat tandan kosong kelapa sawit ini juga tidak bisa dianggap sederhana. Salah satu manfaatnya adalah pembuatan bioetanol dari limbah kelapa sawit. Ukuran tandan kosong kelapa sawit ini biasanya besar- besar sehingga akan membutuhkan mesin pencacah tandan kosong kelapa sawit yang bisa disebut juga dengan palm oil shredder atau oil palm frond shredder dan juga oil palm shredder machine (pencacah tandan kosong sawit) . Setelah melaui mesin pencacah ini ukuran tandan kosong kelapa sawit ini menjadi lebih kecil yang bisa berukuran lebih berukuran 5cm. Tandan atau janjang kosong kelapa sawit ini akan melalui lebih dari satu kali proses pencacahan. Karena tankos kelapa sawit ini juga akan diproses dan dicacah menjadi ukuran yang lebih kecil lagi untuk memudahkan pemanfaaatannya. Pemanfaatan janjang kosong kelapa sawit ini memang terus dikembangkan. Mesin press tankos (tandan kosong) akan dibutuhkan dalam pengolahan tankos kelapa sawit. harga mesin pencacah tandan kosong kelapa sawit ini tentu tidak sama dengan harga tankos yang beredar di pasaran. Karena tentunya harga bahan baku dan peralatan memang tidak sama.APLIKASI JANJANG KOSONG KELAPA SAWITAplikasi janjang kosong kelapa sawit selain digunakan untuk bioethanol juga bisa dijadikan kompos. Manfaat janjang kosong kelapa sawit ini juga bisa dijadikan pupuk kompos pada tanaman. Kandungan hara kompos tandan kosong kelapa sawit ini sangat baik untuk diaplikasikan. Tandan atau janjang kosong kelapa sawit ini walaupun merupakan sebuah limbah dari tandan buah segar kelapa sawit yang telah diambil manfaatnya, tetap bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat. Abu tandan kosong kelapa sawit ini bisa diolah menjadi kompos. Tanaman yang juga memiliki unsur hara ini memang bisa diberikan berbagai macam pupuk yang sesuai. Namun, apabila pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan sesuatu dari alam yang masih memiliki manfaat tentu akan lebih baik. Karena di dalamnya tidak akan ada unsur kimia yang bisa membahayakan tanaman dan juga makhluk hidup lain dalam pengolahannya.Nama Editor : Mohamad YandiMengetahui : Zaini,SP