Loading...

MANFAAT TEKNOLOGI DI BIDANG PERTANIAN

MANFAAT TEKNOLOGI DI BIDANG PERTANIAN
MANFAAT TEKNOLOGI DI BIDANG PERTANIANOleh : Wahyuni Sukma Ningsih Teknologi di zaman sekarang ini telah berkembang sangat pesat dan memberikan pengaruh besar bagi aktivitas manusia. Berkat adanya teknologi, seluruh pekerjaan dan kegiatan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih mudah. Baik dalam bidang informasi, pendidikan, kesehatan, bahkan pertanian. Teknologi pertanian merupakan penerapan dari ilmu-ilmu terapan dan teknik pada kegiatan pertanian. Di Indonesia, perkembangan teknologi pertanian sebenarnya sudah sangat lama seperti alat pertanian cangkul, sabit, ani-ani dan alat lainnya sudah dapat menjadi contoh teknologi pertanian, yang pada zamannya sangat membantu kehidupan petani. Manfaat teknologi di bidang pertanian ini khususnya daerah pedesaan memberikan banyak kemudahan bagi petani dan masyarakat setempat. Teknologi informasi mendukung tersedianya informasi pertanian yang relevan dan tepat waktu. Informasi hasil-hasil penelitian dan inovasi teknologi di bidang pertanian membantu upaya peningkatan produksi komoditas pertanian, sehingga tercapai pembangunan pertanian yang diharapkan. Berbicara mengenai teknologi pertanian, erat kaitan nya dengan srategi kebijakan pertumbuhan pertanian. Diperlukan strategi kebijakan untuk mencapai hasil sesuai yang diinginkan dengan kebijakan wilayah masing-masing. Thailand merupakan negara yang memiliki sistem pertanian yang baik di dunia. Visi pembangunan pertanian Thailand adalah “petani mendapatkan standar hidup yang lebih baik, masyarakat memiliki ketahanan pangan, dan negara memperoleh penerimaan. Strategi kunci kebijakan pertanian Thailand meliputi: (1) pengembangan kualitas hidup petani (smart farmer); (2) pengembangan efisiensi produksi pertanian, manajemen, dan ketahanan pangan; dan (3) pengembangan sumber daya pertanian secara efisien, seimbang, dan berkelanjutan.Thailand saat ini merupakan negara pengekspor terbesar produk pertanian dunia.. Pada negara ini sistem penyuluhan dibenahi, sarana produksi dan permodalan disediakan, infrastruktur dibangun dengan kualitas prima. Bahkan, untuk menjangkau pasar internasional, standar yang dipakai di negara pengimpor diterapkan di petani. Setiap petani yang akan mengekspor produknya harus menjalankan dua standar, yaitu GAP (Good Agricultural Practices) dan GMP (Good Manufacturing Practices). Jika petani telah menjalankan, pemerintahlah yang membayar sertifikasinya. Selain itu, Thailand merupakan negara yang dikategorikan paling serius di kawasan Asia Tenggara dalam menangani buah dan sayur. Thailand adalah negara pengekspor babycorn terbesar kedua di dunia. Mereka juga pengekspor asparagus. Durian mereka menyerbu supermarket Jepang, China, Taiwan dan juga Indonesia. Bukan saja produk segar, mereka juga mengekspor buah kering dan sayur dalam kaleng. Selain itu mereka juga membanjiri dunia dengan produk juice berbagai buah dan sayur. Hal ini dikarenakan peran negara dalam mendukung petani sangatlah besar. Negara menyediakan dukungan penelitian, pelatihan dan sarana produksi bahkan Bank Of Agriculture yang menyalurkan modal kerja bagi petani. Negara juga menjamin kualitas produk yang dihasilkan dengan sertifikasi. Belanja negara untuk pembangunan infrastruktur diarahkan untuk mendukung pengembangan pertanian. Jika terjadi kegagalan karena alam, perusahaan ikut bertanggung jawab. Sayur mayur dan buah-buahan juga banyak yang tidak dibiakkan di atas lahan tanah. Setelah muncul dan berkembang nya teknologi, kini beberapa tanaman dapat ditanam dengan sistem hidroponik. Tanaman ditancapkan di atas gabus atau styrofoam yang diletakkan mengambang di atas air. Pupuk untuk nutrisi tanaman dilarutkan dalam air. Selain tak membutuhkan lahan tanah luas, sistem tersebut juga bisa menghasilkan produk organik yang lebih sehat. Oleh sebab itu, penggunaan teknologi dalam bidang pertanian sangat baik untuk mengembangkan pertanian yang lebih maju. Perlunya kesadaran masyarakat petani untuk mengetahui teknik maupun teknologi pertanian untuk menunjang kegiatan pertanian yang lebih baik dari sebelumnya. Karena Indonesia merupakan negara agraris, dimana sector terbesarnya bergerak dibidang pertanian. Untuk itu mari bersama memajukan pertanian, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.