Cara melakukan pengujian Pilih 10 petani mewakili suatu wilayah dengan kriteria: Mewakili variasi kesuburan tanah di suatu wilayah, Mewakili variasi pola tanam, Mewakili tingkat kondisi sosial ekonomi berdasarkan luas pemilikan lahan dan tingkat kesejahteraan petani, Mudah dijangkau untuk kunjungan lapang, dan Kesediaan petani untuk melaksanakan pengkajian. Pada masing-masing petani dibuat 4 petak perlakuan masing-masing ukuran 5 m x 5 m, kemudian ditanami padi dan diberi pupuk dengan perlakuan berikut: Petak ke-1 diberi pupuk lengkap N, P, dan K Petak ke-2 diberi pupuk N dan P (tanpa K) Petak ke-3 diberi pupuk N dan K (tanpa P) Petak ke-4 diberi pupuk P dan K (tanpa N). Gunakan benih padi bermutu, pengelolaan tanaman dilakukan dengan baik termasuk pengairan dan pengendalian hama penyakit. Air irigasi diatur agar air tidak masuk dari petak yang satu ke petak lainnya. Tiap petak perlakuan harus dipisahkan dari perlakuan satu dengan lainnya menggunakan pematang. Tinggi pematang minimal 15 cm dan lebar 20-30 cm. Gambar 1. Denah kajian Petak Omisi dan tata pengairannya. Bagaimana cara menentukan takaran pupuk P dan K? Panen padi dilakukan pada petak panen dengan ukuran 5 m2 (2m x 2,5m). Hasil panen ditimbang dan diukur kadar airnya. Hasil gabah setiap petak perlakuan dikonversi ke t/ha dengan kadar air 14% dengan cara: Hasil (t/ha) = [(100-KA)/86) x (hasil ubinan dalam kg/5) x 10] Hitung respon P dengan menghitung selisih antara hasil padi (t/ha) pada perlakuan NPK dengan NK. Hitung respon K dengan menghitung selisih antara hasil padi (t/ha) pada perlakuan NPK dengan NP. Dosis pupuk P2O5 (SP-36) dan K2O (KCl) ditentukan berdasarkan tabel di bawah ini. Pupuk (0-14 HST) Target lokasi Takaran pupuk (kg/ha) pada Tingkat hasil (GKG) ≈5 t/ha ≈6 t/ha ≈7 t/ha ≈8 t/ha P2O5 (SP-36) Repon hasil < 0.5 t/ha; 20-25 (60-70) 25-30 (70-85) 30-35 (85-100) 35-40 (100-110) P2O5 (SP-36) Respon hasil >1 t/ha; 25-35 (70-100) 35-40 (100-110) 40-50 (110-140) 50-60 (140-165) K2O (KCl) Respon hasil > 1 t/ha ; 20-30 (30-50) 30 (50) 30-40 (50-65) 30-40 (50-65) K2O (KCl) Respon hasil < 0,5 t/ha ; 0 10 (15-20) 15-20 (25-30) 25-30 (40-50) Admin Kab. Bima Hartanto Ts. SPt. MM