Loading...

MEMBUAT MANISAN beligo

MEMBUAT MANISAN beligo
Beligo atau disebut juga Kundur (Benincasa Hispda), merupakan jens tanaman merambat, termasuk dalam jenis sayuran. Buah ini memiliki kulit yang halus sepert mentimun tetapi keras, dan pada kulit buah yang telah mulai tua terdapat semacam bedak berwarna putih. Pada saat buah masih muda permukaan kulitnya berbulu dan setelah menua berangsur bulunya menghilang. Kulitnya yang keras menyebabkan Beligo dapat disimpan relatif lama setelah dipetik. Pada umumnya Beligo tumbuh liar di pekarangan-pekarangan, merambat pada tanaman yang tinggi atau di atap-atap rumah . Beligo mengadung air, protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, karoten serta vitamin. Kandungan vitamin C Beligo sangat tinggi dan disinyalir mencapai dua kali lipat kandungan vitamin C pada tomat. Hal tersebut meyebabkan Beligo sangat bermanfaat bagi kesehatan. Akan tetapi manfaat yang besar tersebut belum diimbangi dengan perkembangan teknik olahan pada Beligo sehingga tingkat konsumsi di masyarakat relatif masih rendah. Catatan kecil berikut barangkali dapat membantu dalam pengolahan Beligo secara sederhana dan dapat dikerjakan dalam skala ruma tangga. BAHAN - Buah Beligo yang tua 2 butir : 5 kg- Gula pasir : 1 kg- Kapur sirih : 200 gram- Pewarna makanan : secukupnya- Tawas : ½ sendok teh ALAT - Ember plastik- Baskom- Panci- Wajan- Sendok kayu CARA MEMBUAT Beligo dikupas, kemudian dipotong-potong segi empat ukuran panjang 4 cm, lebar 1,5 cm tebal 0,5 cm atau sesuai selera, pemotongan dapat menggunakan pisau biasa atau pisau hias acar. Rendam dalam air kapur selama semalam, kemudian dibersihkan/ bilas dengan ai bersih. Rebus dengan air yang sudah diberi tawas hingga matang (agak lunak bila ditusuk dengan garpu), angkat dan bilas kembali dengan air bersih, kemudian ditiriskan selama kurang lebih 3 jam. Taruh didalam baskom, taburi dengan gula pasir, biarkan selama semalam. Tuang bahan dalam wajan, panaskan dengan api kecil hingga mendidih kurang lebih 20 menit, aduk dengan sendok kayu. Biarkan sampai semalam, ulangi proses pemanasan hingga 4/5 kali/hari hingga air gula mengental/ pepaya terasa lengket. Pada pemanasan hari kedua dapat ditambahkan pewarna makanan. Pemanasan dilakukan bertahap 4/5 kali, karena jika pemanasan dipaksakan dilakukan ½ kali dalam waktu yang lama, tampilan hasil manisan kurang menarik (kisut). Setelah dingin manisan dapat disimpan dalam kulkas. Selamat Mencoba. Penulis : Ir. Rohmat ( PP Madya Bapeluh dan KP Kabupaten Banyumas )