Loading...

Mempelajari Fase-Fase Pada Tanaman Padi

Mempelajari Fase-Fase Pada Tanaman Padi
A. PENGERTIAN FASE-FASE PADA TANAMAN PADIPengertian fase-fase tanaman padi yaitu proses tahapan perkembangan padi dari vegetatif, generative dan pemasakan bulir padi. B. GAMBARAN PERKEMBANGAN FASE TANAMAN PADIBuat petani, cara bercocok tanam bukan hal yang sulit, namun untuk memelihara tanaman sehingga pertumbuhan dan perkembangannya baik bukanlah hal yang gampang. Ada pendekatan yang cukup efektif untuk menentukan tindakan budidaya yang tepat yaitu dengan memahami fase pertumbuhan tanaman padi, sedari penyemaian benih hingga panen. Setiap fase pertumbuhan mempunyai kekhasan agar kita dapat mengetahui saat-saat penting (kristis) bagi pertumbuhan dan perkembangannya, memahami kebutuhan tanaman serta tindakan perlindungan tanaman agar setiap fase bisa berlangsung dengan baik.Secara garis besar, fase pertumbuhan tanaman padi dibagi menjadi 2 (dua) bagian yakni fase vegetatif dan generatif, namun ada pula yang membagi generatif menjadi fase reproduktif dan pematangan. Gambar 1. Fase-fase pada tanaman padi Dalam pertumbuhannya tanaman padi dibagi menjadi 3 fase yaitu :1. Fase VegetatifFase pertumbuhan vegetatif ialah fase dimana tanaman sedang dalam proses pertumbuhan organ-organ vegetatif. Pada fase vegetatif ini peran dari pupuk urea sangat besar, yang bermanfaat untuk pembentukan anakan padi. Lama dari fase ini sekitar 55 hari dan dibagi menjadi 2 fase yaitu:a. Fase bibit berkecambah, mulai nampak pertumbuhan akar dan daun, kemudian bibit menyerap sebagian besar energi dan sari makanan dari endosperm. Lama fase ini sekitar lebih kurang 21 hari.b. Fase pertunasan, yakni tunas pertama dari buku terbawah mulai terbentuk, kemudian akar akan bertambah sampai mencapai jumlah maksimum. Pertumbuhan akan berhenti setelah tunas-tunas tersier terbentuk.2. Fase GeneratifFase ini berlangsung sekitar 60-65 hari. Secara umum dibagi menjadi : Fase Reproduktif selama 30 hari dan Fase Pematangan selama 30-35 hari.Fase reproduktif dibagi menjadi 4 fase, yaitu :a. Fase primordia, dimulai dari pembentukan primodia pada 60 -70 hari setelah semai benih.b. Fase pemanjangan ruas dan bunting, berlangsung selama kurang lebih 75 hari sesudah semai.c. Fase heading, ditandai dengan keluarnya malai dari pelepah daun bendera.d. Fase berbunga, yakni benang sari mulai keluar dan terjadi pembuahan. Terjadi kira – kira 25 hari setelah fase primodia atau 100 hari setelah semai. Pada fase reproduktif yang perlu mendapat perhatian adalah serangan penyakit blast dan kresek. Apabila pemupukan pada base vegetatif sesuai dengan anjuran dan mengurangi dosis pupuk urea pada waktu musim penghujan maka penyakit ini bisa dihindari. Cara lain yang dilakukan adalah memilih varietas yang tahan serangan blast dan kresek serta melakukan praktik pengairan berselang. Hama yang perlu mendapatkan perhatian adalah werengcokelat. 3. Fase Pemasakana. Tahap matang susu ( Milk Grain Stage )Pada tahap ini, gabah mulai terisi dengan bahan serupa susu. Gabah mulai terisi dengan larutan putih susu, dapat dikeluarkan dengan menekan/menjepit gabah di antara dua jari. Malai hijau dan mulai merunduk. Pelayuan (senescense) pada dasar anakan berlanjut. Daun bendera dan dua daun di bawahnya tetap hijau. Tahap ini paling disukai oleh walang sangit. Pada saat pengisian, ketersediaan air juga sangat diperlukan. Seperti halnya pada fase sebelumnya, pada fase ini diharapkan kondisi pertanaman tergenang 5 – 7 cm.b. Tahap gabah ½ matang (dough grain stage)Pada tahap ini, isi gabah yang menyerupai susu berubah menjadi gumpalan lunak dan akhirnya mengeras. Gabah pada malai mulai menguning. Pelayuan (senescense) dari anakan dan daun di bagian dasar tanaman nampak semakin jelas. Pertanaman terlihat menguning. Seiring menguningnya malai, ujung dua daun terakhir pada setiap anakan mulai mengering.c. Tahap gabah matang penuh (Mature Grain Stage)Setiap gabah matang, berkembang penuh, keras dan berwarna kuning. Tanaman padi pada tahap matang 90 – 100 % dari gabah isi berubah menjadi kuning dan keras. Daun bagian atas mengering dengan cepat (daun dari sebagian varietas ada yang tetap hijau). Periode pematangan, dari tahap masak susu hingga gabah matang penuh atau masak fisiologis berlangsung selama sekitar 35 hari. YOHANES CANDRA ARKE, SP ( WKPP Desa Nibung, Engkerengas dan Dalam Kecamatan Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu)