Loading...

MENGENAL HAMA KUTU KEBUL PADA TANAMAN TERONG DAN PENGENDALIANNYA

MENGENAL HAMA KUTU KEBUL PADA TANAMAN TERONG DAN PENGENDALIANNYA
MENGENAL HAMA KUTU KEBUL PADA TANAMAN TERONGDAN PENGENDALIANNYA OLEH: ANGGI SYARIF RITONGA I. PENDAHULUANTanaman terong (Solanum melongena) merupakan jenis sayuran semusim. Konsumsi masyarakat yang tinggi akan sayuran terong menyebabkan banyaknya petani yang membudidayakan tanaman terong ini. Akan tetapi dalam budidayanya tanaman terong ini mempunyai beberapa kendala diantaranya permasalahan yang sering terjadi yaitu serangan hama dan penyakit. Adapun hama dominan yang terdapat pada tanaman terong yang dapat mempengaruhi produksi salah satunya yaitu serangan hama kutu kebul. II. PENGENALAN HAMA KUTU KEBUL (Bemisia tabaci)Kutu kebul adalah hama yang memiliki tubuh lunak dengan panjang sekitar 3 mm sangat kecil, warna tubuh kutu kebul bervariasi dari coklat, merah, hitam, hijau atau kuning tergantung pada spesiesnya. Dan yang sering menyerang tanaman terong adalah kutu yang berwarna putih. Serangga ini makan dengan menghisap getah tanaman terutama pada tunas yang baru tumbuh, kutu kebul umumnya ditemukan dibawah daun mengakibatkan daun menggulung, bunga bakal buah rontok, layu, serta menghambat pertumbuhan tanaman. Selain mencuri nutrisi pada daun, kutu kebul juga merupakan penyebar penyakit tanaman sayuran. III. SIKLUS HIDUP KUTU KEBUL Lama siklus hidup hama kutu Kebul (telur – nimfa – imago) rata-rata 22 hari 1. Telur, biasanya diletakkan di permukaan bawah daun, pada daun teratas (pucuk). Lama stadium telur rata-rata 6 hari.2. Nimfa, terdiri atas 3 insar. Insar ke – 1 berbentuk bulat telur dan pipih, berwarna kuning kehijauan dan bertungkai. Insar ke – 2 dan ke – 3 tidak bertungkai, selama pertumbuhannya hanya melekat pada daun. Stadium nimfa rata-rata 9 hari.3. Imago, atau serangga dewasa, tubuhnya berukuran kecil, berwarna putih, sayapnya jernih ditutupi lapisan lilin yang bertepung. Biasanya berkelompok pada bagian permukaan bawah daun, dan bila tanaman tersentuh biasanya akan berterbangan seperti kabut atau kebul putih. IV. PENGENDALIAN HAMA KUTU KEBUL 1. Sanitasi lahan2. Rotasi tanaman3. Pengendalian menggunakan airSetel semprotan air dengan semprotan kencang, maka kutu kebul akan hilang saat anda menyemprotkan air, lakukan secara teratur sampai kutu kebul hilang.4. Pengendalian dengan menggunakan pestisida nabatiPestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman. Contoh : Bawang ( Allium cepa), Bawang putih (Allium sativum L), Bayam duri ( Amaranthus spinosus Linn.), Bengkuang ( Pachyrhizus erosus (L).5. Pengendalian Hama Kutu Kebul Secara KimiawiPengendalian menggunakan Insektisida dengan bahan aktif Abamectin, Diafentiuron, Dinotefuron, Imidakloprid, Dimehipo. Pengendalian secara kimiawi hanya dilakukan sebagai alternatif terakhir.