Loading...

Mengenal Hama pada Tanaman jagung

Mengenal Hama  pada Tanaman jagung
PendahuluanJagung sebagai bahan pangan merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras. Disamping itu jagung digunakan pula sebagai bahan makanan ternak (pakan) dan bahan baku industri.Salah satu faktor pembatas dalam usaha pengamanan produksi jagung adalah gangguan hama yang dapat menyerang sejak mulai tanaman tumbuh hingga menjelang panen. Hama bisa menjadi penghambat keberhasilan panen bila tidak dikendalikan, keberhasilan dalam mengendalikan hama akan mengamankan produksi, untuk mencapai hal tersebut, diperlukan pengetahuan tentang jenis hama Beberapa jenis hama yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada tanaman jagung adalah penggerek batang, penggerek tongkol, lalat bibit, ulat tanah, lundi atau uret, ulat grayak, belalang, dan yang sangat dominan adalah penggerek batang dan penggerek tongkol.a. Penggerek Batang (Ostrinia furnacalis Hubn.)Hama ini menyerang tanaman jagung sejak tanaman jagung berumur satu bulan setelah tanam sampai terbentuk tongkol. Bahkan pada saat terjadi proses pemasakan tongkol pun ulat masih menyerang juga.Gejala serangan hama ini menyerang bagian daun, batang, dan tongkol. Akibatnya menimbulkan gejala berupa bekas gerekan atau lubang gerekan melintang dan kadang-kadang memanjang. Gejala serangan yang khas adalah terdapatnya kotoran larva berupa serbuk gergaji berwarna putih. b. Penggerek Tongkol (Helicoverpa armigera Hubn.)Gejala Serangan, menyerang tongkol dan pucuk tanaman dan akhirnya tanaman mati. Tongkol dan biji jagung rusak atau bolong-bolong. Serangan berat menyebabkan tongkol dan biji yang terserang busuk berulat. Bunga jantan (malai) diserang sehingga tidak akan berkembang menjadi malai.c. Lalat Bibit (Atherigona exigua Stein)Lalat bibit memiliki ciri tubuh berwarna abu-abu, hama ini menyerang di pertanaman jagung setelah tanamantumbuh sampai umur 21 hari setelah tanam. Aktivitas lalat hanya berlangsung pada musim hujan sebab air sangat diperlukan untuk kehidupan larvanya.Gejala Serangan, stadium hama yang menyerang tanaman adalah larva. Bagian tanaman yang diserang umumnya pangkal daun, pagkal batang, dan titik tumbuh. Gejala serangan ditandai dengan adanya lubang-lubang kecil pada daun, kemudian daun menguning. Titik tumbuh layu, dan jika bagian yang layu dicabut akan mudah lepas serta tampak membusuk.d. Ulat Tanah (Agrotis sp) Ulat berwarna hitam atau hitam keabu-abuan, aktif menyerang tanaman pada malam hari dengan cara memakan tanaman yang berbatang basah, terutama menyerang tanaman yang masih muda (kecil) dan kadang-kadang bersifat kanibal.Gejala Serangan : Tanaman jagung yang terserang biasanya terpotong beberapa cm di atas permukaan tanah yang ditandai dengan adanya bekas gigitan pada batangnya. Akibatnya tanaman jagung yang masih muda itu roboh di atas tanah.e. Lundi atau Uret (Phyllophaga helleri)Gejala Serangan: Kumbang berwarna coklat, tanda serangan hama lundi dapat dilihat dari tanaman yang rebah, yang disebabkan oleh rusaknya perakaran karena terserang. Tanaman layu karena perakaran rusakf. Ulat Grayak (Mythimna sp)Gejala serangan : Hama ini menyerang tanaman pada waktu malam hari, sedangkan pada waktu siang hari bersembunyi di bagian bawah tanaman. Tanda serangan yang disebabkan oleh larva Mythimna sp adalah bagian pucuk rusak (berlubang-lubang) dan biasanya ditemukan larva dalam gulungan daun. Pada serangan berat tinggal tulang daun saja.Penyusun :Sad Hutomo PribadiSumber : Badan Litbang Pertanian