MENGGALI PELUANG DAN POTENSI POKTAN DAN GAPOKTAN PENDAHULUAN Kelompok Tani adalah kumpulan petani/pekebun/peternak yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumberdaya) dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota.Gabungan Kelompok Tani adalah kumpulan beberapa kelompoktani yang bergabung dan bekerjasama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha. Tugas pokok dan fungsi Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani adalah sebagai berikut :Kelas Belajar (Wadah Belajar Mengajar Bagi Anggotanya Guna Meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan Dan Sikap (PKS),Wahana Kerjasama (Kelompok Tani Merupakan Tempat Untuk Memperkuat Kerjasama Diantara Sesama Petani Dalam Kelompoktani Dan Antar Kelompoktani Serta Dengan Pihak Lain, Unit Produksi (Usahatani),Unit Usaha Pengolahan, Unit Usaha Sarana Produksi,Unit Usaha Permodalan,Unit Usaha Pemasaran,Unit Usaha Lainnya. DASAR PENUMBUHAN KELOMPOKTANI DAN GAPOKTAN Penumbuhan Kelompok Tani dan Gapoktan didasari oleh beberapa hal, diantaranya adalah :Adanya kepentingan dan tujuan bersama;Penumbuhan kelompoktani dapat dari :Kelompok-kelompok/organisasi sosial yang sudah ada,Petani dalam satu wilayah, dapat berupa satu dusun atau lebih, satu desa atau lebih, Berdasarkan domisili atau hamparan,Anggota kelompoktani 20 sampai 25 petani atau disesuaikan dengan kondisi lingkungan masyarakat dan usahataninya.Kegiatan-kegiatan kelompoktani yang dikelola tergantung kepada kesepakatan anggotanya Antara lain ; jenis usaha, unsur-unsur subsistem agribisnis (pengadaan sarana produksi, pemasaran, pengolahan hasil pasca panen), Setelah kita ketahui definisi, tupoksi dan dasar penumbuhan kelompok tani dan gapoktan, maka selanjutnya kita dapat lakukan penggalian peluang dan potensi kelompok tani dan gapoktan. Penggalian Peluang dan potensi kelompok tani dan gapoktan dapat dilaksanakan dengan menggunakan teknik PRA (Participatory Rural Apraical / Pengkajian secara partisipatif) kemudian kita tuangkan dalam Data Base kelompok tani dan gapoktan.PRA merupakan metode untuk memahami secara partisipatif kondisi pedesaan dan masalah pembangunan serta upaya antisipasi yang dibutuhkan, dengan memperhitungkan kendala dan seluruh potensi sumberdaya yang tersedia melalui prinsip-prinsip :Memahami Secara Bersama-Sama.Belajar Bersama-Sama.Menganalisa/Mengevaluasi Masalah Bersama-Sama.Menemukan Jawaban Bersama-Sama.Mengambil Keputusan Bersama-Sama.Melibatkan Pihak-Pihak Berbagai Keahlian. Demikian menggali peluang dan potensi poktan dan gapoktan dalam upaya penumbuhan dan pengembangan Kelompok Tani dan Gapoktan, semoga bermanfaat..HERI TRIYATMANTO, S.P. THL – TBPP Angkatan 2008