Kebutuhan benih tanaman jagung sangatlah di pengaruhi oleh faktor luas tanam , jarak tanaman dan jenis varitas yang di gunakan. penentuan kebutuhan benih perlu di lakukan demi efisensi /penghematan jangan sampai petani berlebihan atau kekurangan dalam pengadaanya karena dalam penanaman jagung tidak dikenal penyulaman. Tindakan penyulaman dimemungkinkan jika bibit sulaman sudah dipersiapkan, sehingga umur tanaman sama sehingga memungkinkan terjadinya penyerbukan. kebutuhan benih tergantung pada luas lahan yang ditanam, populasi tanaman per Ha, bobot /ukuran biji pada umumnya jumlah benih yang digunakan antara 18-19 per Ha dengan jarak tanam 75 Cm x 40 ( 2 tanaman per lubang atau 75 x 20 Cm ( 1 Tanaman per Lubang untuk jagung komposit dan 80 x 40 untuk jagung hebrida (2 biji perlubang atau 80 x 20 Cm (1 biji perlubang). Untuk menentukan kebutuhan benih untuk luasan tertentu dapat digunakan rumus sebagai berikut : luas lahan x populasi per Ha Kebutuhan benih = daya kecambah (%) x bobot biji x 10.000 Contoh luas lahan Luas lahan = 600 m² Daya kecambah = 90 % Bobot biji = 250 g/1000 biji Populasi per Ha = 70.000 Tanaman (jarak tanam 75 cm x 20 cm, biji/lubang) Maka benih yang dibutuhkan adalah : 6000/10000 x 100/90 x 70.000 x 250/1000 = 9450 g atau 9,5 Kg DISUSUN OLEH: HASAN ISMAIL SP.