Loading...

Menuju Pematang Sawa sebagai Sentra Buah Hitam Manis

Menuju Pematang Sawa sebagai Sentra Buah Hitam Manis
Buah manggis banyak diminati karena merupakan komoditas yang unik karena rasanyanya yang manis dan bercampur asam yang menyegarkan menjadikan buah yang memiliki nama latin Garcinia Mangostana ini dapat dikonsumsi secara langsung atau pun dibuat jus.Tak hanya buahnya, kulit buah manggis sendiri sering dibuat untuk pengobatan. Caranya bisa diolah dengan cara dibuat jus, dijadikan bahan olahan teh hingga diekstrak dan dikemas dalam bentuk tablet agar mudah dikonsumsi.Dr Lonah, SpF, spesialis dermatologi klinis berbagi manfaat buah manggis tersebut."Jadi buah manggis terutama kulitnya itu mengandung antioksidan yang cukup banyak. Bahkan dibanding daging buahnya, kulitnya itu mengandung antioksidan 20 kali lipat lebih banyak dibanding buahnya,” ucap Lonah dalam acara Ayo Hidup Sehat di tvOne, Senin, 24 September 2018. Pematang Sawa yang merupakan salah satu kecamatan penghasil Manggis di Kabupaten Tanggamus mempunyai kontribusi yang sangat penting dalam menunjang Ekspor buah manggis Kabupaten Tangggamus. Budidaya buah hitam manis ini di pematang Sawa sudah mencapai 50 Ha lebih. Berbagai terus dilakukan untuk meningkatkan populasi dan produksi buah manggis, yaitu melalui pembinaan oleh Penyuluh dan bantuan bibit dari Dinas Pertanian, Tanaan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus.Produktivitas Manggis manggis di Kecamatan Pematang Sawa rata-rata 20-60 kg per pohon, produktivitas ini masih tergolong rendah. Masalah lain adalah kualitas buah manggis untuk ekspor sangat rendah, hanya 10% layak ekspor dari total produksi. Hal ini disebabkan getah kuning mencapai 20% dan burik buah 25%. Meskipun keberadaan manggis di sini bersifat lokal, tapi dari segi rasa sangat manis dan produksinya relatif tinggi. Heldan Efendi, STP PPL Kec. Pematang Sawa