Loading...

Metoda Tanam System Of Rice Intensification ( SRI )

Metoda Tanam System Of Rice Intensification ( SRI )
Metoda Tanam System Of Rice Intensification ( SRI ) PendahuluanLatar BelakangDi beberapa tempat masih terjadi pembakaran jerami sebelum pengolahan lahan. Sehingga mengakibatkan polusi udara dan potensi unsure hara tidak terjadi. Oleh karena itu percepatan pengembangan pupuk organic untuk perbaikan kesuburan lahan sawah perlu segera dilakukan. Kegiatan ini dilakukan melalui usaha tani padi sawah organic metoda system of rice intensification. Keunggulan usaha tani padi sawah organic metode SRI merupakan teknologi altenative yang ramah lingkungan ,efesiensi input ( hemat benih 70%,hemat air sampai 40%) berbasis kearifan local,produksi tinggi dan menghasilkan produk pertanian yang sehat dan bebas dari pupuk kimia Tujuana. Mengetahui,mengerti dan memahami tentang teknologi tanah dan budidaya padi metode SRI Organik.b. Mampu mengoptimalisasikan budidaya Metoda Sri Organikc. Mampu memproduksi Pupuk Organik,MOL dan pestisida Nabati sendirid. Meningkatkan kesuburan lahan sawahe. Meningkatkan Produksi dan kualitas Padi Organikf. Mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia ( An Organik ) dan pestisida sintetis Metoda System Of Rice Intensification ( SRI )Metoda SRI adalah pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan merupakan suatu system pertanian yang berdasarkan pada pemahaman lingkungan dan alam sekitarnya. Untuk melaksanakan metoda SRI ini kita harus mengetahui prinsip – prinsip dasar Metoda SRI1 . Tanah sehat- Memerlukan 5 – 7 ton bahan organic untuk 1 Ha,yaitu bahan segar ? bahan kering? bahan lapuk ? jadi kompos ?humus2 . Benih bernas dan bermutu3 . Tanam Muda- 5 – 7 HSS untuk memperpanjang umur pegetatif4 . Tanam sebatang / Tunggal5 . Tanam dangkal ± ½ cm- Belajar dari tanaman padi – padian- Akar langsung bertemu dengan tanaman6 . Jarak tanam : Lebar 25 X 25 cm / 30 X 30 cm / 40 X 40 cm / 50 X 50 cm 7 . Jumlah anakan produktif- Jumlah bulir dalam 1 malai ± 200 bulir- Tidak digenang ( Macak macak )8 . Penyiangan 4 X- Umur 10 hari, umur 20 hari, umur 30 hari, umur 40 hari9 . POPT ( PHT )- Pemanfaatan musuh alami ( predator )10 . Tidak menggunakan pupuk An Organik ( pupuk kimia ) dan pestisida sintetis Didalam metoda SRI petani harus banyak melakukan pengamatan,metoda SRI belajar dari tanaman padi – padian yang ada di sawah. Karena SRI dalam pengertian yang luas adalah menanam padi secara intensif,yang menggunakan pupuk organic dan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk organic dan penggunaan pestisida nabati serta pemanfaatan musuh alami disekitar tanaman padi.KesimpulanDengan adanya Metoda SRI diharapkan :- Mengembangkan SRI - Tempat persemain yang lebih sedikit- Meningkatkan produksi padi, dengan jumlah anakan padi yang lebih banyak- Mengubah prilaku petani- Hemat biaya- Penggunaan Benih Lebih sedikit- Mengembangkan/ memanfaatkan musuh alami- Petani menjadi ahli PHT dilahan sawah nya sendiri Pemanfaatan Limbah Pertanian menjadi pupuk organik ( Jerami, batang pisang, sampah sayuran dan lainya ) Buku Pegangan : Budidaya Tanaman Padi Organik System Of Rice Intensification ( SRI ) Penulis Syafrul Ansari