Loading...

MOL SABUT KELAPA

MOL SABUT KELAPA
MOL SABUT KELAPA Kegunaan : Cairan ini setelah diproses oleh mikroba akan menghasilkan cairan yang kaya unsur kalium sehingga dapat digunakan sebagai pupuk cair pengganti KCL disamping fungsinya sebagai dekomposer. Bahan : Sabut Kelapa/serat sabut atau buah kelapa muda yang gugur sebanyak 5 Kg. Air cucian beras sebanyak 12 Liter. Air kelapa sebanyak 2 Liter. Air gula sebanyak 1,5 Liter ( gula pasir 1 Kg dan gula merah ½ Kg. Cara Pembuatan : Serat sabut kelapa dihaluskan/di tumbuk dan dimasukkan dalam tong/ember plastik. Tambahkan Air Beras, Air Kelapa dan Air Gula. Tutup dengan plastik/penutup beri lubang udara dengan cara memasukan slang plastik kecil yang dihubungkan dengan botol yang berisi air. Biarkan selama 10 – 15 Menit. Pengunaan : Pengomposan : Campurkan MOL, Buah-buahan dengan air dengan perbandingan 1: 5 Liter ( 1 bagian MOL, 5 bagian air ). Siramkan pada bahan organik yang mau dikomposkan secara merata. Untuk tanaman : Dapat disemprotkan sebagai pupuk cair pada berbagai tanaman dengan konsentrasi 400 cc dicampur dengan 14 Liter Air Tawar. Untuk tanaman Padi penyemprotan sejak fase vegetatif hingga generatif ( umur 10, 20, 30, 40 hari ). Disemprotkan pada pagi/sore hari, hindari penyemprotan pada siang hari (terik matahari). Sumber: Kajian Limbah Sabut Kelapa Menjadi Larutan Mikroorganisme Lokal, Putu Ananta Widhia Darma Penulis: Yefta Masuri, SP PPL Kecamatan Kayan Hilir.