Loading...

Morfologi dan Manfaat Tanaman Ketumbar

Morfologi dan Manfaat Tanaman Ketumbar
Ketumbar merupakah salah satu tumbuhan rempah yang popular sebagai bahan pelengkap dapur, ternyata memiliki berjuta manfaat bagi kesehatan. Ketumbar (Coriandrum Sativum) mempunyai bentuk fisik yang lebih empuk dan aroma yang segar dibanding tanaman tanaman lada bentuknya keras dan tercium bau agak pedas. Buahnya yang kecil dikeringkan, diperdagangkan baik dengan cara dihaluskan atau tidak. Tanaman ketumbar dapat dibudidayakan di daratan rendah hingga dataran tinggi sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Pada umumnya tanaman ini dipanen setelah berumur 3 bulan dan buahnya berwarna kecoklatan saat dipisahkan dari tanamannya. Morfologi Tanaman ketumbar tumbuh terdiri dari batang, daun, bunga, akar, buah dan biji untuk menghasilkan. Batang Tanaman ketumbar memiliki batang berkayu lunak, tetapi beralur dan penampangnya berlubang. Percabangan pada batang ketumbar adalah dikotom dan akan berbau wangi ketika batang tersebut kondisinya memar. Batang berwarna ungu hingga hijau dengan diameter batang 0,3-1,5 cm dan tangkainya berukuran 5-10 cm. Daun Daunnya memiliki daun majemuk bentuknya seperti payung bersusun,menyirip dan menyelundang dengan tepi daun tersebut bergerigi dan memiliki warna hijau, putih dan merah muda. Panjang dan lebar daun 5-6,5 cm Bunga Bunga pada tanaman ketumbar termasuk pada bunga majemuk yang memiliki bentuk seperti payung. Jenis Bunga tersebut memiliki tangkai berukuran 2 – 10 cm dan memiliki daun pembalut berukuran kecil. Pada bunga memiliki mahkota berwarna putih, merah muda atau merah pucat, ukuran panjang bunga sekitar 3 – 4 mm. Buah dan biji Ketika buah tanaman berbentuk mericarps dan ketumbar sudah tua akan berubah warna menjadi cokelat muda, bergerombiol dan memiliki bentuk bulat yang warnanya hijau. Buah yang dihasilkan memiliki panjang sekitar 4 – 5 mm dan ketika sudah matang, buah tersebut akan sangat mudah untuk dirontokkan. Buah yang kecil dikeringkan dan dijual dalam bentuk digerus maupun tidak. Bentuk yang tidak digerus mirip dengan lada seperti biji kecil-kecil berdiameter satu hingga dua milimeter. Akar Tanaman ketumbar memiliki jenis akar tunggang berbentuk bulat, bercabang dan memiliki warna putih untuk memenuhi nutrisinya. Manfaat Ketumbar memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh antara lain adalah Antioksidan, Vitamin C, Vitamin K, Protein, Kalsium, Fosfor, Potasium dan Tiamin. Salah satu kandungan biji ketumbar adalah senyawa Flavonoid selain popular sebagai bumbu dapur, ketumbar juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kondisi kesehatan sesuai dengan kebutuhan dan takaran yang benar. Disamping dapat meningkatkan citarasa dan aroma pada suatu masakan, ketumbar juga dianggap sebagai salah satu makanan sehat, sebab banyak manfaat yang terkandung didalamnya. Ketumbar merupakan salah satu makanan dan tanaman herbal yang kaya akan nutrisi. Ketumbar bisa diolah menjadi jamu atau teh herbal. Dibalik ukuran nya yang mungil, rempah ini memiliki khasiat luarbiasa, mulai dari mengobati flu dan batuk, hingga mengurangi resiko penyakit jantung (Ray, 2016). Sebagai obat dalam dapat diracik menjadi minuman berkhasiat yang dapat di konsumsi setiap hari, sedangkan sebagai obat luar dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit kepala, dengan cara dioles kebagian yang sakit (Faradiba, 2021). Beberapa manfaat dari ketumbar yang sudah banyak diketahui diantara nya, mampu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan kekebalan tubuh, untuk kesehatan jantung, melindungi kesehatan otak, meningkatkan kesehatan pencernaan dan usus, melawan infeksi dan bermanfaat juga untuk kesehatan kulit dan rambut. Untuk wanita khasiat ketumbar ternyata sangat beragam, diantaranya adalah memperlancar siklus menstruasi dan mengatasi masalah kesuburan, seperti PCOS (polysistic ovarian syndrome), mencegah anemia, mencegah penuaan dini pada kulit, membuat rambut lebih bercahaya dan lembut, mencegah dan memperlambat kanker payudara, meredakan kecemasan dan menurunkan kolesterol serta menurunkan gula darah (Faradiba, 2021). Untuk mengonsumsi ketumbar, bisa menggunakannya dengan dua macam cara. Cara pertama dengan memasukkan ketumbar ke dalam makanan. Cara kedua adalah membuat teh ketumbar. Saat ini semakin banyaknya yang beralih ke tanaman herbal maka ketumbar bisa menjadi salah satu pilihan untuk kondisi tertentu dan pastinya dengan takaran yang sesuai. Namun bukan berarti minuman herbal tidak memiliki efek samping, terutama jika sedang mengkonsumsi obat diabetes yang dapat menurunkan gula darah. Jika dikonsumsi berbarengan dengan air ketumbar, hal ini beresiko menyebabkan terjadi nya penurunan kadar gula darah secara drastis (hipoglikemia). Ternyata, ketumbar juga dapat digunakan untuk pembuatan pestisida nabati. Cara pembuatannya adalah hancurkan biji ketumbar didihkan dalam air selama 10 menit , lalu dinginkan dan disaring. Cara penggunaanya dengan menambahkan larutan dengan 2 liter air. Larutan tersebur disemprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang pada pagi hari. Penulis : Ely Novrianty (BSIP Lampung) Sumber : Faradiba, N (2021, September 19). Khasiat Ketumbar untuk Wanita Ray, R. 2016 Manfaat ajaib Ketumbar dan Merica, si kecil berkhasiat besar https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2194/ketumbar-si-mungil-yang-kaya-manfaat# https://dinastph.kalselprov.go.id/artikel/view/5-manfaat-air-rebusan-ketumbar-coriandrum-sativum-bagi-kesehatan https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-ketumbar/ https://pustaka.setjen.pertanian.go.id/index-berita/pestisida-dari-pohon-ketumbar