Padi merupakan sumber makanan pokok masyarakat di Indonesia, dan menempati urutan pertama sebagai bahan makanan pokok. Tetapi sampai saat ini produksi nasional belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Untuk itu, dalam rangka mencapai swasembada pangan tahun 2017, pemerintah menggalakkan program Upsus Pajale (upaya khusus padi, jagung, ledelai). Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka yang berada di wilayah binaan BP3K Cempaka memiliki luas lahan sawah terluas di Kota Banjarbaru yakni 850 Ha dengan sistem irigasi tadah hujan dan hanya tanam padi lokal sekali dalam setahun. Dalam rangka ikut berperan serta meningkatkan produktivitas khususnya padi, maka kelompok tani berusaha untuk bisa mencapai IP 200 dengan menanam padi unggul setelah panen padi lokal. Pada lesempatan ini Kelompok Tani Family berupaya menanam padi unggul Varietas Inpari 30, benih yang ada merupakan bantuan dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Banjarbaru, yang merupakan benih pokok sehingga masih bisa diturunkan menjadi Benih Sebar untuk musim tanam berikutnya. Pengolahan tanah dilakukan dengan menggunakan traktor bersamaan dengan mencampur pupuk oandang. Sebelum pembibitan, benih direndam dengan menggunakan air garam untuk memisahkan benih yang bagus dan yang hampa. Benih yang baik direndam selama 2x24 jam sampai muncul kecambah kecil. Kemudian di semai di petak persemaian dan diatur secara merata agar tidak menumpuk di satu tempat. Pada umur 22-25 hari bibit tanaman siap ditanam di persawahan dengan menggunakan mesin tanam Rice Transplanter dengan sistem tanam jarwo 4:1.