Tanaman jagung siap untuk dipanen apabila klobot jagung sudah mengering. Hal ini dapat terjadi ketika umur tanaman jagung sekitar 110 sampai 120 Hari Setelah Tanam (HST), tergantung dari jenis benih yang digunakan. Dan perlu diingat bahwa pemanenan tanaman jagung yang dilakukan sebelum ataupun sesudah lewat masa panennya, akan dapat berakibat menurunnya kualitas jagung yang dihasilkan nantinya. Jagung dapat dipanen sekaligus berikut klobotnya ataupun dikupas terlebih dahulu. Pemilihan metode pemanenan ini sangat tergantung dengan penanganan pasca panen yang akan dilakukan berikutnya. Apabila jagung akan disimpan dalam bentuk tongkolan, sebaiknya jagung dipanen berikut klobotnya. Dikarenakan bila disimpan berikut klobotnya, maka jagung dapat bertahan hingga 4 bulan tanpa mengalami kerusakan. Sedangkan bila akan segera diproses menjadi jagung pipil, maka sebaiknya klobot jagung dikupas. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mempermudah dan mempercepat proses pengeringan sebelum jagung memasuki proses pemipilan. Yang perlu diperhatikan pula kerusakan dapat terjadi pada jagung hasil panen bila panen dilakukan di musim hujan. Jagung yang masih basah sangat rentan serangan jamur dan merusak hasil panen hingga lebih dari 50%. Untuk itulah setelah dipanen jagung perlu dikeringkan terlebih dahulu. Cara pengeringan yang paling umum adalah dengan cara menjemurnya diatas terpal selama 2 hari bila matahari cukup terik atau hingga 4 hari bila matahari agak mendung. Penjemuran setelah panen ini sangat membantu untuk mengantisipasi serangan jamur bila nantinya jagung tongkolan akan disimpan. Selain itu ada kaitannya pula dengan gangguan hama yang ada di tempat penyimpanan. Adapun bila jagung akan dipipil, pengeringan awal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pemipilan dan mengurangi potensi biji retak dan biji pecah saat dipipil dengan cara mekanis menggunakan corn sheller. Jagung yang telah dipipil masih perlu dikeringkan lagi hingga kadar airnya sekitar 13 sampai 15%. Berikutnya barulah jagung pipil yang telah kering dimasukkan ke dalam karung dan disimpan ditempat yang sejuk dan kering. (Farliansyah Sari Putra, S.TP)