Sekitar belasan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Serai Wangi Desa Tri Mandayan mengadakan kegiatan panen lobak, 21/12/2018. Walaupun dengan lahan seadanya, mereka mampu menggarap usaha produktif skala rumah tangga dengan memanfaatkan pekarangan terutama mengembangkan sayur-sayuran untuk menambah nilai tambah ekonomi keluarga. Saodah, ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Serai Wangi mengatakan perempuan punya potensi besar untuk maju dan berkarya. Kegiatan maupun pembinaan KWT selain mengembangkan usaha pertanian, juga harus mampu menciptakan produk olahan maupun sumber pangan alternatif. Menurutnya, Kabupaten Sambas merupakan daerah yang punya potensi pertanian yang didukung oleh luasnya lahan pertanian, buktinya tanah kita bisa menghasilkan tanaman pertanian, seperti, lobak, padi, ubi, jagung serta tanaman holtikultura lainya.Untuk itu ia sebagai ketua KWT memberikan contoh sebagai ajakan kepada anggota dan masyarakat umumnya untuk memanfaatkan lahan pekarangan agar ditanami tanaman yang dapat dimanfaatkan setiap harinya, seperti tanaman sayuran.Memang kalau dilihat hal itu sangat kecil nilai ekonomisnya, tetapi apabila di hitung sesuai dengan kebutuhan sehari hari akan besar nilai ekonominya. Kenapa tidak, ingin buat tumis sayur tidak perlu lagi beli bawang atau sayuran, ingin buat gulai tidak perlu beli rempah rempah.Kalau dihitung secara ekonomis ulasnya, setiap memasak seharusnya keluar uang Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu, apabila sudah ada tanaman itu di halaman rumah, berapa nilainya kalau dihitung pengeluaran setiap bulannya.Ia bertekad bersama anggotanya KWT yang ia nahkodai dapat menjadi contoh bagi KWT yang lain, yang mana KWT nya terdiri dari sekitar 25 orang anggota akan terus memberikan yang terbaik. Admin BPP TELUK KERAMATNINING MISWANI, SST