Loading...

PANEN PADI BERSAMA BUPATI CIREBON DI MUSIM GADU

PANEN PADI BERSAMA BUPATI CIREBON DI MUSIM GADU
Pada hari Selasa, tanggal 22 September 2015 Bupati Cirebon Bapak Drs. H. Sunjaya Purwadisastra, MM.M.Si bersama Ibu. Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE. dan segenap Unsur Muspida Kabupaten Cirebon serta para petani di Kelompok Randu Gurita desa Cangkring Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon melakukan Panen Padi Bersama di Lokasi Demfarm Padi Pola SL-Agribisnis. Dalam Sambutannya Bupati Cirebon diantaranya menyampaikan bahwa dari 18 Program Unggulan Pembangunan Kabupaten Cirebon ada dua program yang menyangkut ketahanan pangan yakni Cirebon Bebas Rawan Pangan dan Klinik Agribisnis artinya Cirebon bebas rawan pangan akan terwujud bila didukung dengan keberhasilan peningkatan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Selanjutnya peningkatan produksi akan berhasil apabila para pelaku usahanya mendapatkan bimbingan dan pengawalan teknologi melalui klinik agribisnis. Demikian pula klinik agribisnis akan berhasil apabila didukung oleh aparat penyuluhan pertanian yang tangguh dalam berbagai keahlian, mulai dari off farm hulu, on farm sampai off farm hilir. Bupati mengingatkan dampak kekeringan yang langsung terasa adalah panen kurang baik bahkan terjadi gagal panen (puso) karena kekeringan apabila tidak diantisipasi dengan baik tentu akan berdampak terhadap penurunan ketahanan pangan baik dari segi ketersediaan pangan, distribusi dan keamanan pangan. Upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan dukungan Kementerian Pertanian telah dilakukan dengan berbagai bantuan berupa Pompa Air dan Sumur Pantek, namun demikian kandisi ketersediaan air bagi pertanian sangat terbatas, untuk itu kedepan kita harus lebih giat lagi menggali potensi sumber daya air sehingga permasalahan yang selalu muncul pada saat musim kemarau sedikit demi sedikit dapat teratasi. Pada akhir sambutan, Bupati Cirebon berpesan kepada seluruh stake holder di bidang ketahanan pangan agar bekerja dengan bersungguh-sungguh dan tingkatkan koordinasi yang selama ini sudah berjalan baik agar Kabupaten Cirebon tetap bertahan sebagai kabupaten swasembada beras.Pada acara panen bersama yang ditandai dengan pemotongan padi secara simbolis diantaranya secara besama-sama Bupati Cirebon Bapak Drs. H. Sunjaya Purwadisastra, MM,M.Si disertai pula istri Ibu. Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE. Kepala BKP5K H. Sukma Nugraha, SH.,MM, Ibu Tita Sukma Nugraha, Kepala Distanbunakhut Kabupaten Cirebon Ir. H. Dedi Nurul Sudjudi A., Camat Plered Drs. Azhar Riyadi, Dandim 020, Kepala Sekretariat Bakorluh Jabar dan Kepala OPD lainnya. Camat Plered Drs. Azhar Riyadi dalam sambutan selamat datang diantranya menyampaikan bahwa luas tanah yang ditanam padi di tempat ini adalah 80 kektar yang sudah dipanen seluas 55 hektar dan sisanya 25 hektar. Camat Plered mengharapkan kepada para petani apabila kondisi air tidak memungkinkan untuk tanaman padi jangan dipaksakan akan tetapi sebaiknya ditanami palawija karena di sawah kita pun cukup baik untuk tanaman palawija seperti misalnya bontengsuri dan semangka yang nilai ekonomisnya juga cukup bagus dan tanaman tersebut tidak membutuhkan banyak air. Sementara itu Kepala BKP5K Kabupten Cirebon H. Sukma Nugraha, SH.,MM melaporkan bahwa kegiatan panen padi di areal Demontrasi Farming Pola Sekolah Lapangan Agribisnis ini seluas 5 hektar dengan luas dampaknya seluas 64 hektar. ini merupakan acara puncak dari pelaksanaan panen kegiatan penyuluhan & penerapan teknologi pertanian perkebunan tepat guna tahun 2015.Kegiatan ini dlaksanakan pada tiga tempat yakni Desa Karangsari Kecamatan Weru, Desa Kalianyar Kecamatan Panguragan dan Desa Cangkring Kecamatan Plered. Kegiatan ini merupakan bentuk percontohan kepada masyarakat tani mengenai pemanfaatan atau penggunaan paket teknologi dengan sistem benih bersertifikat.Hadir dalam acara tersebut diantaranya Kepala Sekretariat Bakorluh Provinsi Jawa Barat dan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat Kepala OPD/Camat di Kabupaten Cirebon, Kuwu dan Muspika Kecamatan Plered serta Penyuluh, KTNA, UPTD, POPT dan undangan lainnya. *** (eMPIE)