Panen raya Padi hibrida dilaksanakan tanggal 24 Februari 2016 di Kepenghuluan Teluk Piyai Kecamatan Kubu. Pada acara tersebut dihadiri Bupati Rokan Hilir, Anggota DPRD Rokan Hilir, Komandan UPSUS Pajale Propinsi Riau, Dandim 0321 Rokan Hilir, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Riau, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rokan Hilir, Kepala BPTP Propinsi Riau, Camat Kubu serta masyarakat Kepenghuluan Teluk Piyai Kecamatan Kubu. Dalam sambutannya Bupati Rokan Hilir Bapak H. Suyatno menilai Teluk Piyai sangat berpotensi dijadikan sentra pertanian. Bukan hanya daerah, tekstur tanahnya sangat subur sehingga cocok untuk ditanami berbagai tanaman pertanian seperti padi. "Teluk Piyai cocok di jadikan lumbung pertanian pangan. Ini harus di pertahankan dan saya berharap para petani tidak melakukan alih fungsi lahan dari palawija ke tanaman keras seperti Sawit," Bupati menyatakan bahwa Teluk Piyai sangat ideal dijadikan lumbung pertanian pangan. Berkembangnya komoditi padi di Teluk Piyai tetap harus dipertahankan. Lahan yang ada sekarang tidak putus peruntukanyna untuk padi saja harus ada tanaman lain seperti palawija." Agar para petani lebih semangat, pemerintah juga turut membantu para petani berupa alat pertanian seperti handtractor dan lainnya. "Harapan kita Teluk Piyai menjadi lahan pertanian dan menjadi lumbung pertanian terbesar di Rokan Hilir. Hal ini merupakan langkah awal dalam rangka mensukseskan ketahanan pangan baik ditingkat kabupaten maupun ditingkat nasional. Bupati meminta kepada masyarakat untuk mempertahankan pangan jenis padi tersebut dan tidak mengalihfungsikan kelahan perkebunan kelapa sawit atau ketanaman keras lainya. Bupati juga menambahkan bahwa lahan pertanian di Kepenghuluan Teluk Piyai inii sangat berpotensi dalam pengembangan tanaman palawija seperti padi, jagung dan kedele untuk itu Pemkab Rohil berharap kedepannya Kepenghuluan Teluk Piyai Kecamatan Kubu bisa menjadi lumbung pangan bagi Kabupaten Rokan Hilir. Hal serupa juga disampaikan oleh Komandan UPSUS Pajale Propinsi Riau Bapak Sarsito Waheno Gaib Subroto yang ikut panen raya Padi diKepenghuluan Teluk Piyai Kecamatan Kubu. Beliau mengungkapkan, keseriusan masyarakat di Teluk Piyai sangat besar dalam mengembangkan sektor pangan terutama Padi untuk mencapai swasembada pangan. Beliau juga mengharapkan kedepannya swasembada pangan Padi di Rokan Hilir bisa meningkat sehingga bisa disumbangkan ditingkat Provinsi maupun Nasional. Beliau juga menambahkan, Pemerintah Pusat tidak akan tinggal diam dalam menyukseskan swasembada pangan khususnya di Rokan Hilir. Untuk itu Pemerintah Pusat selalu memberikan bantuan alat pertanian untuk meningkatkan hasil pertanian pangan di Rokan Hilir. Sambutan juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rokan Hilir yang menyatakan "kegiatan panen raya padi dilaksanakan dalam rangka memberikan motivasi bagi para petani, dengan tujuan tidak mengalihfungsikan lahan ke peruntukan lain". Panen raya perdana ini dilahan pertanian padi seluas 1240 hektar yang merupakan program Pemkab Rohil dalam mensukseskan ketahanan pangan nasional. Disamping itu Dandim 0321 Rokan Hilir juga menyampaikan TNI AD sebagai mitra pemerintah sekaligus sebagai motor penggerakan dalam rangka pencapaian produksi Padi. Beliau menyatakan perlu adanya kerjasama dengan semua pihak terkait (Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat) dan masyarakat dengan TNI AD. Diharapkan untuk saling berkoordinasi dan bahu membahu dalam peningkatan hasil produksi pertanian, sehingga pencapaian swasembada pangan tahun 2017 dapat terwujud. Dalam kesempatan itu Bupati Rokan Hilir, Komandan UPSUS Pajale Propinsi Riau, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Riau, Kepala BPTP Propinsi Riau, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Rokan Hilir, Dandim 0321 Rokan Hilir dan Anggota DPRD Rokan Hilir melakukan panen raya padi.