Loading...

PASAR TANI KULON PROGO

PASAR TANI KULON PROGO
Sejalan dengan Visi Bupati Kulon Progo 2011 – 2016, yaitu Terwujudnya Kabupaten Kulon Progo yang sehat, mandiri, berprestasi, adil, aman dan sejahtera berdasarkan iman dan taqwa maka pembangunan ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas yang harus dilaksanakan dengan semboyan "Madep Mantep Mangan Pangane Dewe" dan "Madep Mantep Ngombe Banyune Dewe". Ketahanan pangan merupakan suatu sistem yang terintegrasi yang terdiri atas berbagai subsistem, yaitu sub sistem ketersediaan pangan, distribusi pangan dan konsumsi pangan. Terwujudnya ketahanan pangan merupakan sinergi dari interaksi ketiga sub sistem tersebut.Salah satu upaya membangun kedaulatan pangan di Kulon Progo adalah diselenggarakannya pasar tani yang digagas oleh Kelompok Wanita Tani yang tergabung dalam Asosiasi Pangan Olahan "Mulia Boga Nusantara" Kabupaten Kulon Progo bekerja sama denga Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan (KP4K) dan Bagian Administrasi Umum Setda Kabupaten Kulon Progo. Acara pasar tani akan diikuti oleh 22 Kelompok Wanita Tani khususnya yang bergerak di bidang olahan pangan lokal dari seluruh wilayah kecamatan di Kulon Progo. Peserta pasar tani akan memasarkan pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal yang dapat diterapkan sebagai kebutuhan keluarga sehari-hari. Sebagai tema pencanangan "Pasar Tani" adalah "Dengan Pasar Tani Kita Wujudkan Semangat Bela dan Beli Kulon Progo", melalui kegiatan ini maka kita angkat kembali citra makanan khas daerah maupun produk pangan lokal lainnya yang selama ini kalah bersaing dengan makanan pabrikan/modern (fast food), maka dipandang perlu untuk menyelenggarakan pasar tani sebagai media promosi dan transaksi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pasar tani ini dapat diselenggarakan secara rutin sehingga dapat menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat dan bahkan dapat menjadi wisata kuliner yang natural, sehat dan menarik bagi wisatawan local maupun manca Negara. Kegiatan pasar tani sesuai dengan tema di atas juga dimaksudkan untuk menggali potensi makanan khas daerah dalam rangka mendukung konsumsi pangan B2SA. Beberapa makanan khas daerah yang sudah dikenal masyarakat khususnya di Kulon Progo, diantaranya: geblek, growol, gethuk, dan makanan khas lainnya. Makanan khas Kulon Progo tersebut harus tetap dilestarikan dan dikembangkan dengan memanfaatkan pangan local dengan tetap memperhatikan prinsip beragam, bergizi seimbang, dan aman. Melalui pasar tani ini tentunya diharapkan pangan local dapat menjadi "Raja" di wilayah kita dan menggeser produk pangan instan yang belum tentu steril dari bahan bahan kimia yang dapat mempengaruhi kesehatan. admin KP4K kab.kulon Progo