Loading...

Pedoman Kaliberasi Untuk Aplikasi Herbisida

Pedoman Kaliberasi Untuk Aplikasi Herbisida
PEDOMAN KALIBERASI UNTUK APLIKASI HERBISIDA PENDAHULUHAN. Penggunaan herbisida atau zat kimia untuk membasmi gulma di lahan usahatani semakin meluas . Hal ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan antara lain dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga. Aplikasi atau penerapan penggunaan herbisida harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan harus memenuhi dengan sangat hati-hati dan harus memenuhi 7 ( tujuh) tepat yaitu tepat jenis/mutu, tepat sasaeran, tepat takaran, tepat konsertrasi, tepat cara dan tepat waktu penyemprotan. Penggunaan herbisida khususnya herbisida yang diaplikasikan dengan pelarut air akan berhasil baik apabila koertrasi larutan herbisida yang digunakan tepat. Hal ini dapat dicapai bila sebelum melakukan penyemprotan dilakukan kaliberasi terhadap alat semprot ( sprayer) yang akan digunakan. Kaliberasi adalah menghitung atau mengukur kebutuan air suatu alat semprot untuk luasan lahan tertentu TUJUAN KALIBERASI Tujuan dilakukan tindakan kaliberasi adalah : Agar suatu takaran / dosis herbisida yang telah ditetapkan dapat diaplikasikan secara merata keseluruhan areal yang ditetapkan. Menghindari pemborasan Memperkecil kemungkinan terjadinya keracunan pada tanaman akibat penumpukan herbisida. Memperkecil kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan CARA KALIBERASI Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melaksanakan kaliberasi adalah : Siapkan alat semprot yang masih baik dengan jenis nosel yang sesuai dengan kebutuhan, semisal nosel polijet warna biru dengan semprot 1,5 M Isi tangki alat semprot dengan air bersih sebanyak 5 liter. Pompa sprayer tersebut sebanyak 10-14 kali hingga tekaran udara dalam tangkicukup penuh, yang ditandai dengan pemompaan yang cukup berat. Pada areal yang akan disemprot, semprotkan 5 liter air tersebut sanpai habis dengan kecepatan berjalan yang tetap serta memompa sprayer agar tekanan udara dalam tangki penuh ( kira-kira sekali ponpa setiap dua langkah ). Kerjakan tahapan-tahapan tersebut sebanyak tiga kali dan selanjutnya hitung rata-rata panjang dan luasan areal yang dapat disemprot seperti contoh pada table berikut Berdasarkan rata-rata luasan areal yang dapat disemprot dengan 5 liter air ( lihat table), kemudian hitung volume air yang diperlukan untuk menyemprot suatu areal tertentu dengan cara sebagai berikut : 10.000 M2 Volume Semprot = x 5 lt 1,5 M x 66,7 M 10.000 M2 x 5 lt 100 M2 = 500 liter / hektar MACAM- MACAM NOSEL POLIJET Nosel yang tepat untuk aplikasi herbisida adalah nosel polijet yang memiliki pola semprotberbentuk kipas Nosel tersebut dapat dibedakan atas 4 macam warna yaitu merah, biru, hijau dan kuning yang masing-masing menghasilkan lebar semprot yang berbeda sehingga pemakaian dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tabel Lebar Semprot dan Kesesuaian Penggunaan berbagai Warna Nosel Polijet. Warna Nosel Lebar Semprot (M) Kesesuaian Penggunaan dalam penyemprotan Merah 2,0 Seluruh areal ( total ) Biru 1,5 Piringan dan barisan tanaman Hijau 1,0 Piringan dan barisan tanaman Kuning 0,5 Setempat ( spot ) SUMBER BACAAN: HeruS, Anang, G, Agus D Gozali, 1996 Pengelolaan Alang-alang Di lahan Petani. Pusat Penelitian Karet, Balai Penelitian Sembawa bekerjasama dengan NPI, Inggris.Liptan LPTP puntikayu Sumatera Selatan Penulis Sumardi SP /PP Madya